Satu korban hilang terseret ombak pantai Kebumen, Ibnuyun (15), yang merupakan warga Kabupaten Banjarnegara ditemukan meninggal dunia. Jenazah korban kemudian dipulangkan ke rumah duka.
"Pada pukul 08.00 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi survivor pada koordinat 7°47'37.34"S 109°26'26.98"T atau sekitar 3 km ke arah selatan dari LKP," kata Koordinator Tim SAR Gabungan, Rowidin saat dihubungi detikJateng, Senin (30/3/2026).
Setelah berhasil dievakuasi, korban kemudian diidentifikasi oleh petugas, dan dipastikan jenazah yang ditemukan merupakan korban atas nama Ibnuyun (15). Jenazah korban lalu kemudian dipulangkan ke rumah duka di Banjarnegara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah dilakukan identifikasi, korban dipastikan merupakan survivor yang sebelumnya dalam pencarian. Selanjutnya, jenazah survivor dievakuasi dan dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans," kata Rowidin.
"Dengan telah ditemukannya korban, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing dan mengusulkan penutupan Operasi SAR. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing," sambungnya.
Diberitakan sebelumnya, terdapat tiga wisatawan yang terseret ombak pantai Kebumen. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (29/3) pukul 08.55 WIB saat ketiga korban tersebut bermain air dan berenang di Pantai Watu Bale.
Ketiga korban tersebut adalah Ibnuyun (15) warga Desa Pucang, Kecamatan Mbawang, Kabupaten Banjarnegara, Muhammad Arron Vito Wijaya (15) warga Desa Blitar, Kecamatan Petambakan, Kabupaten Banjarnegara, dan Ghani Anfa M (16) warga Desa Parakancanggah, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara.
Adapun korban Muhammad Arron Vito Wijaya dan Ghani Anfa M berhasil diselamatkan petugas. Namun nahas, korban Ibnuyun hilang terseret ombak.
Petugas yang berada di lokasi telah mengimbau agar para pengunjung tidak melewati bendera merah atau batas aman.
Akan tetapi, mereka tetap tidak mengindahkan peringatan petugas dan tiba-tiba ombak besar datang dan menyapu mereka. Salah satu personel personil dari SAR Lawet Perkasa, Abdul Halim yang sedang bertugas berhasil berenang menyelamatkan dua korban, namun satu lainnya hilang.
"Tiga pengunjung wisata berenang di Pantai Watu Bale. Tim SAR yang piket berkali-kali mengimbau untuk tidak melewati bendera merah atau batas aman. Akan tetapi tiba-tiba ombak besar datang dan mereka tersapu. Personil dari SAR Lawet Perkasa yang sedang bertugas berhasil berenang menyelamatkan dua orang namun satu orang lagi tidak terlihat," jelasnya.
Mendapatkan laporan kejadian itu, tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian. Setelah dilakukan pencarian selama dua hari, korban Ibnuyun berhasil ditemukan pada hari ini dalam keadaan meninggal dunia.
(par/ams)
