Pria misterius yang tenggelam pagi ini di jalur kanan irigasi Dusun Taban, Desa Jenengan, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan ditemukan tewas. Ia ditemukan oleh warga tak jauh dari sepeda motor yang ditinggalkannya di tepi sungai.
Plt Kasi Humas Polres Grobogan, Ipda Arif Suryanto menyebut korban ditemukan sekitar pukul 09.20 WIB dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Lokasi penemuan korban berada tidak jauh dari sepeda motornya.
"Setelah melakukan pencarian kurang lebih 2 jam, saksi menemukan korban di sebelah utara jembatan penghubung yang berjarak kurang lebih 70 meter dari tempat sepeda motor milik korban terparkir," kata Arif saat dimintai konfirmasi detikJateng, Kamis (2/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terpisah, Kapolsek Klambu AKP Raden Enggal Agung menjelaskan korban merupakan warga setempat. Ia menduga korban tenggelam di jalur irigasi tersebut karena terpeleset.
"Identitas korban bernama Rhama Praditya, laki-laki 19 tahun, alamat Dusun Taban RT 2 RW 4, Jenengan, Kecamatan Klambu. (Diduga) korban terpeleset di kali," kata Raden.
Raden juga membenarkan satu unit sepeda motor Honda Vario bernomor polisi K-4674-LZ yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian adalah milik korban.
"Benar (sepeda motor itu milik korban)," ungkap Raden.
Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Ditemukan memar di kepala bagian atas sebesar telur ayam diduga akibat benturan. Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan," tukas Raden.
Diberitakan sebelumnya, seorang laki-laki dilaporkan hilang usai tenggelam di jalur kanan irigasi Dusun Taban, Desa Jenengan, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan pagi ini. Satu unit sepeda motor diduga milik korban ditemukan di sekitar lokasi.
Plt Kasi Humas Polres Grobogan, Ipda Arif Suryanto mengatakan peristiwa ini terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Mulanya, seorang saksi mendengar teriakan meminta tolong dan melihat kepala seseorang di jalur irigasi.
"Informasi awal, ada saksi yang mendengar seseorang di dalam kali teriak meminta tolong dan pada saat dilihat ada seseorang hanya terlihat kepalanya kemudian tenggelam terbawa arus," kata Arif.
(alg/ahr)