Sertu Ichwan Korban Ledakan di Lebanon Akan Dimakamkan di TMP Magelang

Sertu Ichwan Korban Ledakan di Lebanon Akan Dimakamkan di TMP Magelang

Eko Susanto - detikJateng
Kamis, 02 Apr 2026 16:09 WIB
Keluarga menunjukkan foto Sertu Ichwan yang gugur saat tugas di Lebanon, Selasa (31/3/2026).
Keluarga menunjukkan foto Sertu Ichwan yang gugur saat tugas di Lebanon, Selasa (31/3/2026). Foto: Eko Susanto/detikJateng
Magelang -

Jenazah Sersan Satu (Sertu) Muhammad Nur Ichwan rencananya bakal dipulangkan ke tanah air dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Dharmoloyo II Cawang, Kabupaten Magelang. Sertu Ichwan merupakan salah satu anggota pasukan perdamaian PBB yang gugur terkena ledakan di Lebanon.

"Almarhum itu gugur dalam melaksanakan tugas. Petunjuk dari pimpinan almarhum berhak dimakamkan di TMP," kata Danramil 11/Mertoyudan Kapten (Arm) Jumianto saat dihubungi, Kamis (2/4/2026).

Dia mengungkapkan pada awalnya keluarga mendiang berniat memakamkan jenazah Sertu Ichwan di makam desa setempat. Pihaknya kemudian menyampaikan ke keluarga bahwa mendiang berhak mendapat penghormatan dengan dimakamkan di TMP.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tadi rembukan dari keluarga setuju yang terbaik itu. Keluarga mengizinkan di TMP, tadi di situ ada orang tuanya dan istri almarhum," kata dia.

ADVERTISEMENT

Perihal kepulangan jenazah sejauh ini masih menunggu informasi lebih lanjut. Termasuk juga untuk persiapan pembuatan liang lahad di TMP.

"Belum, itu masih menunggu Kementerian Luar Negeri (kedatangan jenazah)," lanjutnya.

Diberitakan sebelumnya, Dua prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali gugur di Lebanon. Kendaraan mereka terkena ledakan di dekat Bani Hayyan di Lebanon selatan.

Gugurnya dua prajurit yang tergabung dalam Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (United Nations Interim Force in Lebanon/UNIFIL) tersebut telah dikonfirmasi oleh pihak PBB.

"Ini adalah dua insiden terpisah dan kami sedang menyelidikinya sebagai dua insiden terpisah," kata juru bicara UNIFIL, Kandice Ardiel dilansir detikNews yang mengutip kantor berita Reuters, Selasa (31/3/2026).

Kedua prajurit tersebut gugur saat tengah berada di dekat Bani Hayyan. Kendaraan yang mereka tumpangi terkena ledakan yang belum diketahui secara pasti asal muasalnya.




(ahr/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads