Mayat Bayi Perempuan Setengah Terkubur di Ladang Desa Sumbung Boyolali

Mayat Bayi Perempuan Setengah Terkubur di Ladang Desa Sumbung Boyolali

Jarmaji - detikJateng
Kamis, 02 Apr 2026 18:58 WIB
Dua orang warga melihat lokasi ladang tempat penemuan bayi di Desa Sumbung, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Kamis (2/4/2026) sore.
Dua orang warga melihat lokasi ladang tempat penemuan bayi di Desa Sumbung, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Kamis (2/4/2026) sore. Foto: Jarmaji/detikJateng
Boyolali -

Sesosok mayat bayi perempuan ditemukan di ladang Desa Sumbung, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali. Bayi tersebut dalam posisi setengah terkubur.

"Ya pada hari ini tadi kurang lebih pukul 15.00 WIB, ada informasi dari masyarakat bahwa ada penemuan bayi di Dukuh Jetak, Desa Sumbung. Kami bersama anggota merapat ke TKP dan ternyata betul, ada penemuan bayi yang dalam kondisi meninggal di ladang," kata Kapolsek Cepogo, AKP Agung Setiawan, di lokasi kejadian Kamis (2/4/2026).

Bayi tersebut ditemukan oleh warga Sumbung yang sedang mencangkul di ladang tersebut. Saksi mencangkul di ladang kas desa itu sejak pagi. Namun baru menemukan pada sekitar pukul 15.00 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bayi ditemukan setengah terkubur di pinggir ladang. Bayi itu ditemukan dengan ditutup sweater.

"Posisinya saat ditemukan setengah dikubur. Dikubur tapi tidak sempurna. Hanya semacam korek-korek tanah terus ditaruh bayi tersebut dengan ditutupi kaus sweater cokelat," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Pihaknya bersama tim Inafis dan Reskrim Polres Boyolali kemudian melakukan olah TKP. Korban dievakuasi untuk dilakukan pemeriksaan oleh tim medis.

"Dari keterangan Pak Dokter yang memeriksa tadi, kemungkinan bayi meninggal setelah lahir dan masih ada tali pusar yang melilit juga di leher bayi tersebut," terang dia.

Bayi berjenis kelamin perempuan itu kemudian dibawa ke rumah sakit Dr Moewardi Solo untuk dilakukan autopsi. Hal itu untuk mengetahui pasti penyebab kematian, kapan perkiraan dilahirkan, kapan perkiraan bayi itu meninggal dan guna mengungkap pelaku pembuang bayi.

Lokasi ladang tersebut berada di pinggir kampung, di perbatasan dengan Desa Paras, Kecamatan Cepogo. Lokasinya di jalan buntu menuju ke sungai. Jika siang hari banyak warga ke ladang, tetapi jika malam hari sepi.

Agung Setiawan menegaskan, kasus penemuan bayi itu saat ini masih dalam penyelidikan. Petugas masih mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan untuk mengungkap pelakunya.

Kepala Desa Sumbung, Sutarto, mengatakan pihaknya mendapat kabar penemuan bayi itu langsung mendatangi lokasi kejadian. Dia membenarkan bahwa lokasi penemuan di ladang kas desa Sumbung, yang digarap warga sebagai lahar pertanian.

"Ladang itu tanah kas desa yang digarap warga," kata Sutarto.




(alg/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads