Anggota Bais Gadungan Ditangkap Usai Kibuli Warga Brebes Rp 40 Juta

Anggota Bais Gadungan Ditangkap Usai Kibuli Warga Brebes Rp 40 Juta

Imam Suripto - detikJateng
Senin, 06 Apr 2026 12:37 WIB
TNI gadungan ditangkap anggota kodim 0713 Brebes
TNI gadungan ditangkap anggota kodim 0713 Brebes. Foto: Dok Kodim Brebes
Brebes -

Anggota TNI gadungan ditangkap anggota Kodim 0714 Brebes karena menipu warga. TNI gadungan berpangkat perwira ini menipu dengan cara menjanjikan masuk satuan Kopassus dengan imbalan uang.

Informasi yang dihimpun menyebut, pelaku bernama Didik Galuh Riyadi (42) pada Sabtu (4/4) sekitar pukul 14.17 WIB. TNI gadungan itu diamankan di sebuah warung makan di Ketanggungan.

"Pelaku ngaku anggota Kopassus, tapi punya kartu lisensi senpi dari Bais," ujar Perwira Seksi Intelijen Kodim 0713/Brebes Kapten (Armed) Sukirno saat dihubungi, Senin (6/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam lisensi senpi itu, Didik tertulis memiliki jabatan sebagai komandan tim intelijen Badan Intelijen Strategis (Bais). Tertulis pangkatnya adalah Letkol.

Pelaku dibekuk karena melakukan penipuan bisa memasukkan korban ke satuan Kopassus. Pelaku kemudian meminta imbalan Rp 66 juta.

ADVERTISEMENT

Korban kemudian menyanggupi dan menyerahkan uang Rp 40 juta sebagai tahap awal. Namun hingga waktu yang dijanjikan, janji tersebut tidak direalisasikan.

Merasa tertipu, korban kemudian berupaya meminta kembali uangnya. Namun pelaku justru menghindar dan sulit ditemui.

Akhirnya, pada 1 April 2026 lalu korban melaporkan kejadian tersebut kepada Unit Intel Kodim 0713/Brebes. Aparat kemudian menyusun strategi untuk melakukan penangkapan.

"Ada laporan warga yang merasa ditipu. Pelaku menjanjikan bisa bantu masuk satuan Kopassus. Dari laporan itu, akhirnya anggota melakukan penangkapan," ujar Sukirno.

Pelaku ternyata bukan anggota TNI, saat ini pelaku telah diserahkan kepada Polres Brebes untuk proses hukum lebih lanjut. Perwira Seksi Intelijen Kodim 0713/Brebes itu mengingatkan kepada masyarakat bahwa seleksi anggota TNI tidak dipungut biaya alias gratis.

"Jari kalau ada yang mengiming-imingi bisa masuk jadi anggota TNI dengan membayar sejumlah uang sudah pasti itu penipuan. Karena masuk pendidikan jadi anggota TNI itu gratis tidak dipungut biaya," pungkasnya.




(afn/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads