10 Jurusan Sepi Peminat di Undip SNBT 2026, Peluang Lolosnya Tinggi!

10 Jurusan Sepi Peminat di Undip SNBT 2026, Peluang Lolosnya Tinggi!

Mardliyyah Hidayati - detikJateng
Selasa, 07 Apr 2026 09:01 WIB
kampus undip semarang
Kampus Undip Semarang (Foto: Angling Adhitya Purbaya/BeritaKlik)
Solo -

Memilih jurusan kuliah bukanlah perkara mudah, terlebih bagi calon mahasiswa yang ingin lolos seleksi SNBT 2026. Tidak cukup hanya mempertimbangkan minat dan bakat, tingkat persaingan juga menjadi faktor penting yang tidak boleh diabaikan. Tak sedikit peserta yang akhirnya gagal sebab hanya berfokus pada jurusan favorit dengan peminat tinggi, tanpa melihat peluang lolos yang sebenarnya.

Salah satu strategi yang bisa dilakukan adalah dengan mempertimbangkan jurusan sepi peminat. Jurusan dengan jumlah pendaftar yang relatif sedikit umumnya memiliki tingkat keketatan lebih rendah, sehingga peluang diterima menjadi lebih besar. Hal ini tentu bisa menjadi alternatif cerdas bagi kalian yang ingin tetap melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi negeri impian, seperti Universitas Diponegoro (Undip).

Nah, sebagai bahan pertimbangan, detikJateng sudah rangkum 10 jurusan peminat di Undip pada SNBT 2026 lengkap dengan peluang lolos dan prospek kerjanya. Yuk cek daftarnya di bawah!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

10 Jurusan Sepi Peminat di Undip SNBT 2026

Berdasarkan data yang telah dihimpun dari laman resmi SNPMB (Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru) pada portal daya tampung dan PMB (Penerimaan Mahasiswa Baru) Undip, berikut ini 10 jurusan sepi peminat perguruan tinggi tersebut lengkap dengan prospek kerjanya.

ADVERTISEMENT

1. Jurusan Agribisnis Kampus Batang

Jurusan pertama yang termasuk peminatnya sedikit di Undip adalah Agribisnis kampus cabang di Batang, Jawa Tengah. Peminat jurusan ini pada SNBT 2025 sendiri hanya mencapai 101 orang, padahal daya tampungnya sebesar 30 orang. Meski begitu, jurusan yang baru dibuka pendaftarannya pada tahun 2025 ini memiliki peluang lolos yang tinggi, yakni 31,68%. Belum lagi kini daya tampungnya tidak jauh berbeda, yakni sebanyak 30 orang. Dengan demikian, jurusan ini bisa jadi alternatif yang realistis pada pendaftaran SNBT 2026.

Tidak hanya peluangnya yang tinggi, prospek kerja jurusan Agribisnis juga bisa jadi pilihan yang perlu dipertimbangkan untuk pendaftaran SNBT 2026 nanti. Lulusan Agribisnis memiliki prospek kerja yang sangat beragam, mulai dari bekerja di perusahaan agrikultur, industri pangan, lembaga pemerintahan, sampai menjadi konsultan bisnis pertanian. Selain itu, mereka juga bisa mengembangkan usaha mandiri di sektor agribisnis yang kini semakin berkembang seiring meningkatnya kebutuhan pangan.

2. Jurusan Perikanan Tangkap

Perikanan Tangkap merupakan salah satu jurusan sepi peminat di Undip. Pada SNBT 2025, peminat jurusan di bawah Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan ini hanya mencapai 179 orang dengan daya tampung sebesar 40 orang. Dari data tersebut maka diketahui persentasi keketatan persaingannya mencapai 22,35% saja. Dengan rasio keketatan hanya 1:5 tersebut menunjukkan bahwa peluang lolos di jurusan ini sangat tinggi. Kini pada SNBT 2026 ini, jurusan Perikanan Tangkap kembali membuka pendaftaran dengan daya tampung yang tak jauh berbeda, yakni sebanyak 30 kursi.

Dari sisi prospek kerja, lulusan Perikanan Tangkap juga cukup menjanjikan dan perlu dipertimbangkan. Lulusan jurusan ini memiliki peluang untuk bekerja di dinas perikanan, perusahaan pengelolaan sumber daya laut, dan industri perikanan tangkap. Mereka juga bisa menjadi konsultan maupun pengusaha di bidang kelautan yang memiliki potensi besar di negara maritim seperti Indonesia ini.

3. Jurusan Teknologi dan Bisnis Perikanan dan Kelautan

Jurusan Teknologi dan Bisnis Perikanan dan Kelautan menjadi salah satu program studi dengan jumlah peminat yang tidak terlalu tinggi di Undip. Pada SNBT 2025, jurusan ini tercatat hanya memiliki 193 peminat dengan daya tampung 16 orang, sehingga peluang lolosnya berada di angka 8,29%. Untuk SNBT 2026, daya tampung yang tersedia sebanyak 15 kursi. Dengan jumlah peminat yang tidak sebesar jurusan favorit lainnya, program studi ini masih memiliki peluang yang cukup terbuka bagi calon mahasiswa yang tertarik di bidang kelautan.

Lulusan dari jurusan ini memiliki prospek kerja yang cukup luas, terutama di sektor perikanan dan kelautan yang terus berkembang di Indonesia. Mereka dapat berkarier sebagai analis bisnis perikanan, pengelola usaha budidaya, hingga konsultan di industri kelautan. Selain itu, peluang menjadi wirausahawan di bidang pengolahan hasil laut maupun bekerja di instansi pemerintah dan lembaga riset juga terbuka lebar.

4. Jurusan Teknologi Hasil Perikanan

Teknologi Hasil Perikanan juga termasuk jurusan yang memiliki tingkat persaingan tidak terlalu ketat di Undip SNBT 2026. Pada SNBT 2025, jumlah peminat jurusan di bawah Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan ini mencapai 201 orang dengan daya tampung 36 kursi, sehingga peluang lolosnya sebesar 17,91%. Sementara itu, pada SNBT 2026, daya tampung meningkat menjadi 44 orang. Kondisi ini tentu memberikan peluang yang lebih baik bagi calon mahasiswa yang ingin masuk ke bidang pengolahan hasil perikanan.

Dari sisi prospek kerja, lulusan jurusan ini sangat dibutuhkan di industri pangan, khususnya yang berbasis hasil laut. Mereka dapat bekerja di perusahaan pengolahan ikan, industri makanan beku, maupun sebagai tenaga quality control. Selain itu, peluang menjadi peneliti, pengembang produk pangan, hingga membuka usaha olahan hasil perikanan sendiri juga cukup menjanjikan

5. Jurusan Administrasi Publik Kampus Rembang

Program studi Administrasi Publik di Kampus Rembang menjadi salah satu pilihan menarik dengan tingkat persaingan yang relatif lebih longgar. Pada SNBT 2025, jurusan ini diminati oleh 237 orang dengan daya tampung 45 kursi, sehingga peluang lolos mencapai 18,99%. Kemudian pada SNBT 2026, jumlah daya tampung masih tetap berada di angka 45 orang, sehingga peluangnya masih cukup stabil.

Selain itu, lulusan Administrasi Publik juga memiliki prospek kerja yang luas, terutama di sektor pemerintahan. Mereka dapat bekerja sebagai aparatur sipil negara (ASN), analis kebijakan, maupun staf administrasi di berbagai instansi. Selain itu, lulusan juga berpeluang berkarier di sektor swasta, lembaga non-profit, hingga organisasi internasional yang bergerak di bidang pelayanan publik.

6. Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan

Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan juga termasuk dalam kategori sepi peminat di Undip. Pada SNBT 2025, jurusan ini memiliki 269 peminat dengan daya tampung 46 orang. Hal tersebut menunjukkan bahwa peluang lolosnya berada di angka 17,1%. Sementara itu, pada SNBT 2026, daya tampung jurusan dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan ini meningkat menjadi 48 orang. Dengan kondisi tersebut, jurusan tersebut dapat menjadi pilihan alternatif yang cukup menjanjikan.

Prospek kerja lulusan Manajemen Sumberdaya Perairan sangat relevan dengan isu lingkungan dan kelautan. Mereka dapat bekerja di bidang konservasi, pengelolaan sumber daya perairan, hingga perencanaan wilayah pesisir. Selain itu, lulusan juga berpeluang bekerja di instansi pemerintah, lembaga lingkungan, maupun organisasi internasional.

7. Jurusan Fisika

Fisika menjadi salah satu jurusan dengan peluang lolos yang cukup tinggi di Undip. Jurusan satu ini memiliki jumlah peminat hanya mencapai 272 orang pada SNBT 2025, padahal daya tampungnya sebanyak 66 kursi. Dengan begitu, peluang lolosnya mencapai 24,26%. Pada SNBT 2026, daya tampung yang tersedia sebanyak 63 orang. Angka ini menunjukkan bahwa jurusan Fisika memiliki tingkat persaingan yang relatif lebih rendah dibandingkan banyak jurusan lainnya.

Dari segi prospek kerja, lulusan Fisika dapat bekerja di berbagai bidang, seperti penelitian, teknologi, dan industri. Tentunya semua bidang tersebut berkaitan dengan ilmu fisika yang telah dipelajari semasa kuliah. Mereka dapat bekerja sebagai peneliti, analis data, engineer, hingga tenaga ahli di bidang instrumentasi. Selain itu, peluang untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi juga sangat terbuka.

8. Jurusan Akuakultur

Jurusan Akuakultur menjadi salah satu program studi yang masih tergolong sepi peminat, meskipun jumlah pendaftarnya cukup stabil setiap tahun. Pada SNBT 2025, jurusan ini diminati oleh 285 orang dengan daya tampung 39 kursi, sehingga peluang lolosnya berada di angka 13,68%. Sementara itu, pada SNBT 2026, daya tampung meningkat menjadi 45 orang. Kenaikan jumlah kursi ini tentu membuka peluang yang lebih besar bagi calon mahasiswa yang ingin masuk ke bidang budidaya perikanan, terutama bagi mereka yang memiliki ketertarikan pada sektor kelautan dan pangan.

Lulusan Akuakultur memiliki prospek kerja yang sangat luas, seperti menjadi pengelola tambak, konsultan budidaya, peneliti di bidang perikanan, hingga tenaga ahli di perusahaan perikanan nasional maupun internasional. Selain itu, peluang untuk menjadi wirausahawan di bidang budidaya ikan atau udang juga sangat terbuka, mengingat tingginya permintaan pasar terhadap produk perikanan di dalam maupun luar negeri.

9. Jurusan Sejarah

Jurusan Sejarah termasuk salah satu program studi di Universitas Diponegoro yang memiliki tingkat persaingan relatif tidak terlalu padat. Pada SNBT 2025, jumlah peminat tercatat sebanyak 327 orang dengan daya tampung 70 kursi, sehingga peluang lolosnya mencapai 21,41%. Sementara itu, pada SNBT 2026, daya tampung yang tersedia sebanyak 62 orang. Dengan jumlah peminat yang tidak terlalu tinggi dibandingkan jurusan sosial populer lainnya, Sejarah dapat menjadi pilihan yang cukup strategis.

Dari sisi prospek kerja, lulusan Sejarah memiliki peluang yang cukup luas dan tidak terbatas pada profesi sejarawan saja. Mereka dapat berkarier sebagai peneliti, arsiparis, kurator museum, hingga penulis atau jurnalis yang fokus pada isu sejarah dan budaya. Selain itu, lulusan juga berpeluang menjadi tenaga pendidik, bekerja di sektor pariwisata sebagai pemandu wisata sejarah, maupun terlibat dalam pelestarian cagar budaya. Bahkan, di era digital saat ini, lulusan Sejarah juga dapat mengembangkan karier sebagai content creator yang mengangkat tema sejarah dan edukasi.

10. Jurusan Oceanografi

Jurusan Oceanografi menjadi salah satu program studi dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan yang cukup menarik karena berkaitan langsung dengan ilmu kelautan dan fenomena alam di lautan.meski begitu, jurusan ini memiliki peminat yang terbilang sedikit. Pada SNBT 2025, jurusan ini memiliki jumlah peminat sebanyak 374 orang dari daya tampungnya 53 kursi. Peluang lolosnya sendiri hanya sebesar 14,17%. Untuk SNBT 2026, daya tampung meningkat menjadi 57 orang, yang tentunya memberikan kesempatan lebih besar bagi calon mahasiswa untuk dapat diterima di jurusan ini.

Dari prospek kerjanya, jurusan Oceanografi sangat menarik untuk dipertimbangkan pula. Lulusan jurusain ini dapat bekerja sebagai peneliti kelautan, ahli oseanografi, maupun tenaga ahli di bidang mitigasi bencana seperti tsunami dan abrasi pantai. Selain itu, mereka juga dibutuhkan di instansi pemerintah, seperti lembaga kelautan dan lingkungan, serta perusahaan swasta di bidang energi, terutama yang berkaitan dengan eksplorasi sumber daya laut.

Demikian itulah 10 jurusan sepi peminat di Undip SNBT 2026 lengkap dengan peluang lolos dan prospek kerjanya. Semoga membantu kalian dalam memilih jurusan ya, Lur!

Artikel ini ditulis oleh Mardliyyah Hidayati peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di BeritaKlik




(num/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads