Kapal Tanker Malaysia Melenggang Aman Bukti Iran Tak Lupa Teman

Internasional

Kapal Tanker Malaysia Melenggang Aman Bukti Iran Tak Lupa Teman

Tim detikNews - detikJateng
Selasa, 07 Apr 2026 13:38 WIB
Iran perbolehkan kapal Malaysia, Thailand, dan lima negara lain melintasi Selat Hormuz, bagaimana dengan kapal Indonesia?
Ilustrasi. (Foto: BBC World)
Solo -

Kapal tanker berbendera Malaysia sukses melintasi Selat Hormuz. Kedutaan Besar Iran menyebut hal itu menjadi bukti Iran tak melupakan teman.

Kapal tanker yang disewa oleh Petronas untuk mengangkut minyak mentah dari Irak itu melintasi Selat Hormuz menuju Johor, Malaysia. Kabar itu diumumkan Kedutaan Besar Iran di Kuala Lumpur melalui unggahan di X, pada Senin (6/4).

"Kami telah mengatakan bahwa Republik Islam Iran tidak melupakan teman-temannya. Kapal Malaysia pertama telah melintasi Selat Hormuz," bunyi unggahan tersebut, yang ditulis dalam bahasa Inggris dan Melayu, dilansir detikNews, Selasa (7/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapal bernama Ocean Thunder itu memuat sekitar satu juta barel minyak mentah Basrah Heavy pada 2 Maret dan diperkirakan akan membongkar muatannya di Pengerang, Johor, pada pertengahan April. Kantor berita Reuters melaporkan pelayaran Ocean Thunder itu terjadi sehari setelah Iran mengatakan Irak dikecualikan dari blokade di Selat Hormuz.

ADVERTISEMENT

Kapal tersebut termasuk di antara tujuh kapal terkait Malaysia yang telah mendapat izin dari Iran untuk melintasi selat tersebut. Ketujuh kapal tersebut terkait dengan perusahaan-perusahaan Malaysia, termasuk Petronas, Vantris Energy, dan MISC.

Pada Maret lalu, Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, atas izin yang diberikan kepada kapal tanker minyak Malaysia untuk melintasi Selat Hormuz.

Media Malaysia menyebut, Menteri Transportasi Malaysia, Anthony Loke, mengaitkan hal itu dengan 'hubungan diplomatik yang baik dengan pemerintah Iran'.




(aku/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads