Ulah seorang guru di salah satu SMPN di Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, mengirim chat kurang pantas ke siswinya menjadi viral di media sosial. Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Blora pun turun tangan.
Video berisi tangkapan layar percakapan via WhatsApp itu diunggah akun Instagram @tentangblora.id. Dalam tangkapan layar itu terlihat, guru lelaki berinisial P itu menghubungi murid perempuannya sejak November 2025.
Diduga pelaku beberapa kali mengajak ketemuan siswinya, namun siswi itu tidak boleh mengajak teman lain. Dalam pesan WhatsApp itu, guru tersebut juga menuliskan kata 'sayang' dan kata 'Muahhhh'. Guru itu juga meminta alamat akun media sosial siswinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dimintai konfirmasi soal itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Blora, Nuril Huda, mengatakan pihaknya telah mengetahui adanya informasi tersebut. Pihaknya mengaku bakal menindaklanjuti dengan memanggil guru tersebut.
"Yang bersangkutan akan kami panggil ke dinas untuk dimintai klarifikasi. Prosesnya tetap sesuai aturan dan menjunjung asas praduga tak bersalah," ucap Nuril saat ditemui awak media di kantornya, Rabu (8/4/2026).
Nuril menyatakan pihaknya masih mendalami informasi tentang oknum guru yang berperilaku tidak sopan ke murid perempuan itu. Sanksi berat akan diberikan sesuai ketentuan ketika terbukti terjadi pelanggaran.
"Kami juga menekankan pentingnya menjaga profesionalitas guru, termasuk dalam komunikasi di ruang digital," kata dia.
"Ya tidak sopan. Kalau saya melihat chat nya kurang pas lah," imbuhnya.
Sementara itu, anggota Komisi D DPRD Kabupaten Blora, Achlif Nugroho Widi Utomo berencana akan memanggil pihak sekolah dan dinas terkait.
"Besok jam 10 kami mengundang Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, dan kepala sekolahnya," kata Achlif.
(dil/apl)
