Grebeg Getuk di Magelang Minggu, Jalur Seputar Alun-alun Ditutup Mulai Pagi

Grebeg Getuk di Magelang Minggu, Jalur Seputar Alun-alun Ditutup Mulai Pagi

Eko Susanto - detikJateng
Jumat, 10 Apr 2026 17:09 WIB
Grebeg Getuk di Alun-Alun Kota Magelang dimeriahkan oleh sendratari kolosal, Minggu (13/4/2025).
Grebeg Getuk di Alun-Alun Kota Magelang tahun 2025. (Foto: dok. detikJateng)
Magelang -

Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang mengadakan grebeg getuk di Alun-alun dalam rangkaian HUT ke-1120 Kota Magelang hari Minggu (12/4) lusa. Dinas Perhubungan maupun Satlantas Polres Magelang Kota akan melakukan rekayasa arus lalu lintas (lalin) termasuk penutupan.

Kemudian petugas juga menyediakan sejumlah kantong parkir. Kantong parkir ini disediakan bagi warga yang bakal menonton jalannya grebeg getuk.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Magelang, Makhmud Yunus mengatakan, untuk rekayasa arus lalu lintas dilakukan karena ada dua pusat keramaian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Satu di Alun-alun sendiri. Yang kedua, di rute grebeg sendiri," kata Yunus saat dihubungi detikJateng, Jumat (10/4/2026).

Untuk rute rangkaian grebeg getuk, kata Yunus, mulai dari Mantyasih, kemudian Jalan Veteran, Jalan Yos Sudarso hingga menuju Pendopo Alun-alun.

ADVERTISEMENT

"Nantinya prosesi di Pendopo Alun-alun melalui Jalan Alun-alun Utara, Jalan A Yani dan finish di depan Polres Magelang Kota," imbuh Yunus.

Penutupan total dari arah selatan, kata Yunus, mulai dari Simpang Masjid Agung dan Jalan Kartini yang atas. Kemudian dari utara, tutup total di depan CPM (Corps Polisi Militer).

"Sebelum masuk ke CPM (Jalan A Yani) dari utara, sudah mulai dilakukan skrining (alihkan) yang sekadar melintas kota. Kita alihkan ke Kebonpolo (belok kiri)," imbuhnya.

"Kemudian dari arah timur, Jalan Sigaluh juga ditutup total (di perempatan Kantor Pos). Terus, dari arah selatan, meski tutup totalnya di Perempatan Bank Jateng, tetapi pengalihan sudah sejak dari Gladiol. Termasuk Jalan Panjaitan atau Jambon. Kalau Ngesengan sudah jadi parkir, penuh semakin ke selatan," lanjutnya.

Rekayasa arus lalin ini, kata Yunus, ada tahapannya. Rencana untuk pagi dimulai pukul 07.00 atau 07.30 WIB dari Start Mantyasih atau Jalan Diponegoro.

"Yang atas kita tutup total mulai 08.30 sampai selesai. Diperkirakan selesai antara jam 11.00, 12.00 WIB, sesuai rundown," bebernya.

Flyer rencana rekayasa arus lalu lintas (lalin) saat dilakukan grebeg getuk dalam rangkaian HUT ke-1120 Kota Magelang.Flyer rencana rekayasa arus lalu lintas (lalin) saat dilakukan grebeg getuk dalam rangkaian HUT ke-1120 Kota Magelang. Foto: Dok. Dishub Kota Magelang

Pihaknya juga bekerja sama dengan pengurus gereja yang berada di sekitar Alun-alun. "Sudah kita simulasikan. Kalau yang menuju Gereja Santo Ignatius masih bisa parkir di Jalan Kartini karena ibadahnya pagi. Untuk yang jam 09.00 WIB, Gereja Beth-el bikin kantong parkir di SMP Tarakanita," tambah Yunus.

Ia menambahkan, untuk kantong parkir Forpimda dan VIP di Mako Polres Magelang Kota. Kemudian untuk masyarakat umum ada beberapa lokasi.

"Disdikbud, Jembatan bawah Mantyasih, Bakorwil, PDAM, Pengadilan Negeri, KPPN, Kantor Pos, Jalan Veteran, Jalan Pemuda, Telkom, Ngesengan dan sekitarnya, Jalan Kartini," ujar dia.

Hal senada disampaikan Kasat Lantas Polres Magelang Kota AKP Ida Lismawati. Dia menjelaskan ada 103 personel yang dikerahkan untuk kelancaran lalu lintas.

"Penutupan ruas jalan Simpang CPM, Simpang Kelenteng, Simpang Bank Jateng, Simpang Tikungan Mandala dan Jalan Veteran," kata Ida.

"Kami terjunkan 103 personel. (Pengalihan arus) Sepanjang rute dan titik pengalihan arus," imbuhnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang, Nurwiyono Slamet Nugroho mengatakan, ada gunungan getuk lanang dan getuk wedok yang akan diperebutkan dalam acara tersebut.

"2 kuintal getuk. Diameter 2,5 meter, ketinggian 3 meter," katanya.




(alg/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads