Tim SAR gabungan bersama warga masih berupaya mencari korban kecelakaan lalu lintas yang terjun ke Sungai Pelus di Desa Dukuhwaluh, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, Sabtu (11/4) malam. Diketahui korban berinisial AR (19), warga Desa Ayam Alas, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, hingga kini masih belum diketahui keberadaannya.
Salah seorang saksi mata di lokasi, Sopiana, mengatakan motor korban kemungkinan menabrak pembatas jalan dan sempat tersangkut di semak-semak di sisi jembatan.
"Motornya nyangkut di semak-semak sebelah jembatan. Kemungkinan nabrak pembatas karena jalannya lebar tapi jembatannya sempit, mungkin pengemudi nggak sadar," kata Sopiana yang berjualan warung kelontong di sekitar lokasi, kepada wartawan, Minggu (12/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan, salah satu korban sempat ditemukan dalam kondisi selamat sekitar setengah jam setelah kejadian. Namun, diduga masih ada satu korban lain yang belum ditemukan.
"Yang jatuh ke kali itu sekitar setengah jam kemudian ketemu satu selamat. Informasinya masih ada temannya yang di kali, masih dicari," jelasnya.
Menurut Sopiana, sejumlah warga juga telah memperkirakan jumlah korban lebih dari satu sejak awal kejadian. Ketinggian jalan dengan sungai diperkirakan sekitar 10 meter.
"Ada yang bilang korbannya dua, sudah diingatkan juga," imbuhnya.
Sementara itu, pantauan di lokasi kejadian, hingga pukul 11.00 WIB sejumlah relawan melakukan pencarian secara manual. Beberapa diantaranya melakukan penyelaman di sekitar kolong jembatan. Serta ada juga yang menyisir menuju ke area hilir Sungai Pelus.
Diberitakan sebelumnya, Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Senopati, Desa Dukuhwaluh, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, Sabtu (11/4) malam. Sepeda motor yang melintas di jembatan terperosok ke sungai dan satu orang masih dalam pencarian.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.30 WIB dan dilaporkan ke pihak kepolisian 20 menit kemudian. Kendaraan yang terlibat adalah sepeda motor Honda Beat bernomor polisi R-6415-BEB.
Kanit Gakkum Sat Lantas Polresta Banyumas, Iptu Metri Zul Utami, mengatakan kecelakaan diduga dipicu kondisi jalan licin saat hujan turun.
Sepeda motor melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan sedang. Saat tiba di lokasi, diduga karena hujan, kendaraan oleng ke kiri dan terperosok di sisi timur jembatan. Pengendara dan pembonceng kemudian terjatuh ke sungai," ujar Metri dalam keterangannya, Sabtu (11/4).
Beruntung dalam kejadian tersebut, pengendara berinisial RN (18), warga Desa Jepara Wetan, Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap, langsung ditemukan dalam kondisi selamat. Namun kondisinya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit.
Sementara itu, pembonceng berinisial AR (19), seorang perempuan warga Desa Ayam Alas, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, hingga kini belum ditemukan.
"Petugas masih melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian," terangnya.
(apl/apl)
