Warga Joyotakan Solo Mulai Bersih-bersih Rumah Usai Banjir Surut

Warga Joyotakan Solo Mulai Bersih-bersih Rumah Usai Banjir Surut

Tara Wahyu NV - detikJateng
Kamis, 16 Apr 2026 10:32 WIB
Warga Joyatakan Solo mulai bersih-bersih rumah usai banjir surut.
Warga Joyatakan Solo mulai bersih-bersih rumah usai banjir surut. Foto: Tara Wahyu/detikJateng
Solo -

Warga Joyotakan, Kecamatan Serengan, Kota Solo, mulai membersihkan rumah usai terendam banjir parah. Barang-barang yang basah karena terendam air hujan mulai dijemur di depan rumah.

Dari pantauan detikJateng pukul 09.00 WIB, warga RT 01, RW 02 Joyotakan masih membersihkan sisa-sisa lumpur yang masuk ke dalam rumah. Barang-barang seperti kasur juga turut dijemur di depan rumah masing-masing.

Selain rumah, banjir juga sempat masuk ke lantai 1 Masjid An-Ni'mah Joyotakan. Pengurus dan warga pun mulai membersihkan lantai masjid yang sempat tergenang air.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu warga, Agus Kristianto (55) mengatakan banjir di daerahnya surut sekira pukul 12 malam. Sedangkan air mulai surut di dalam rumah sekira pukul 10 malam.

ADVERTISEMENT

"Surutnya jam 12 malam, yang di jalan, kalau di rumah jam 10 malam. Hari ini tinggal bersih-bersih, tinggal capainya aja," katanya ditemui detikJateng di rumahnya, Kamis (16/4/2026).

Agus mengatakan tinggi banjir kemarin setinggi paha orang dewasa. Namun, ketinggian air di beberapa titik berbeda-beda.

"Kemarin segini (menunjuk paha) tapi beda-beda, ada yang sepinggang ada yang betis aja," ucapnya.

Setelah kejadian banjir semalam, Agus menyebut tidak ada dokumen yang rusak. Hanya beberapa perabotan rumah tangga yang basah.

"Nggak ada (dokumen rusak). Cuma beberapa yang basah ini mulai dijemur," terangnya.

Ditemui terpisah, Lurah Joyotakan, Bambang Kristianto mengatakan bahwa banjir di wilayahnya sudah mulai surut. Bambang menyebut fokus utama saat ini adalah pembersihan lingkungan dan penanganan dampak fasilitas publik.

"Alhamdulillah di semua titik lokasi banjir Kelurahan Joyotakan saat ini sudah surut semuanya. Hari ini kegiatan pascabencana kita melakukan pembersihan dengan TNI, dinas terkait, dan dibantu masyarakat," ujar Bambang Kristianto saat ditemui di lokasi.

Ia mengatakan sejak pagi, aparat TNI bersama dinas terkait dan warga setempat mulai bergotong royong membersihkan sisa lumpur dan material sampah di pemukiman. Bambang menyebutkan bahwa seluruh wilayah administrasi di Kelurahan Joyotakan terdampak luapan air tersebut.

"Kemarin banjir tercatat merendam empat wilayah RW, yakni RW 1 hingga RW 4," ucapnya.

Mengenai kerugian materiil, Bambang menyatakan hingga saat ini belum menerima laporan resmi terkait kehilangan barang berharga atau dokumen kependudukan yang hanyut. Namun, ia menegaskan pihak Kelurahan Joyotakan telah menyiagakan petugas untuk membantu warga yang dokumen pentingnya rusak akibat terendam banjir.

"Sampai saat ini kita belum dapat laporan terkait ada barang berharga ataupun dokumen kependudukan yang hilang, tapi kami di Kelurahan Joyotakan siap apabila nanti warga ada pengurusan terkait dengan dokumen yang terkena dampak banjir," pungkas Bambang.




(par/dil)

Koleksi Pilihan

Kumpulan artikel pilihan oleh redaksi detikjateng

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads