Seorang warga Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, dikagetkan dengan adanya dua ekor biawak yang berkelahi di atas plafon rumahnya. Satu biawak pun terjatuh di dapur dan satu lainnya masih dicari.
Pemilik rumah, Zaenun Nasih, menemukan adanya dua ekor biawak yang berkelahi di atas plafon rumahnya pada Kamis (17/4/2026) pukul 13.15 WIB. Nasih mengetahui adanya biawak lantaran mendengar suara di plafon rumahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang punya rumah itu tahu kalau ada biawak karena dengar ada suara di plafon itu. Itu ceritane biawak kan dua dalam plafon gelut," kata Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Tantri Pradono, saat dihubungi detikJateng, Jumat (17/4/2026).
Saat dihampiri, tiba-tiba seekor biawak terjatuh dari plafon dan ditemukan di rak piring. Nasih pun kaget dan langsung melapor ke Damkar Kota Semarang.
"Di plafon rumah (dua ekor biawak) gelut yang satunya jatuh di dapur. Kebetulan posisinya di dapur terus ketemunya di itu rak-rak piring. Kaget ada biawak jatuh," ungkap Tantri.
Namun, satu ekor biawak lainnya tidak ditemukan. Lantas pihak Damkar meminta Nasih untuk menutup akses masuk dapurnya.
"Cuman yang satu belum ketemu karena masih di dalam plafon. (Disarankan) aksesnya keluar ditutupi semua biar biawaknya enggak ke mana-mana," terang Tantri.
Biawak tersebut dievakuasi oleh personel Damkar dengan lebih dulu memegang kepala reptil tersebut. Lantas kepala dan kaki biawak diikat menggunakan isolasi. Kini, biawak tersebut diamankan di Mako Damkar Kota Semarang, Semarang Barat.
"Sekarang di Mako Damkar biawaknya. Ukurannya kira-kira 50 centimeter, masih kecil," kata Tantri.
Tantri mengatakan pihaknya meminta pemilik rumah untuk melapor lagi jika menemukan biawak lainnya yang masih belum ditemukan.
"Teman-teman menyampaikan bahwa nanti kalau itunya (biawak lainnya) jatuh nanti tolong laporan ke kami lagi nggak apa-apa. Nanti kita akan ke sana," jelasnya.
(par/ahr)
