Kecelakaan maut terjadi di Jembatan Kalitanggi, jalan umum Boyolali - Salatiga, Dusun Kaliwaru, Desa Tengaran, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Remaja perempuan yang hendak berangkat sekolah dilaporkan tewas terlindas truk.
Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani mengatakan peristiwa ini terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Kejadian bermula ketika sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AD-5927-BED melaju dari arah Boyolali ke Salatiga.
"Sesampainya di TKP, pengendara sepeda motor mendahului dari sebelah kiri truk Hino tronton bernomor polisi B-9611-UEX yang melaju searah di depannya," kata Lingga saat dimintai konfirmasi detikJateng, Sabtu (18/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat mendahului tronton tersebut, pengendara motor itu terjatuh. Lingga menyebut pemotor itu lalu masuk ke kolong truk tronton.
"Saat mendahului, pemotor terjatuh dan masuk ke kolong Hino tronton. karena jarak sudah dekat dan tidak bisa menghindar maka terjadi kecelakaan lalu lintas," ujar Lingga.
Pemotor itu merupakan siswi bernama Luthfy Azka Nur Hasanah (17), warga Desa Urutsewu, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali. Korban meninggal dunia akibat luka pada kepalanya.
"Korban hendak berangkat sekolah, pelajar kelas satu SMA di Salatiga. Korban mengalami luka cedera kepala, meninggal dunia di TKP, dibawa ke RSUD Salatiga," ungkap Lingga.
Atas peristiwa ini, Lingga mengimbau kepada para orang tua agar mempertimbangkan kembali pemberian izin menggunakan sepeda motor kepada anaknya.
"Saya mengimbau dalam kejadian ini, kepada orang tua agar mempertimbangkan kembali kepada anaknya dalam penggunaan kendaraan bermotor," tutur Lingga.
Lingga pun menyarankan para pelajar menggunakan transportasi umum atau diantar saat hendak berangkat dan pulang sekolah untuk mengurangi risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas.
"Silakan menggunakan kendaraan umum yang telah disediakan atau diantar jemput oleh orang tua ketika menuju sekolah," pungkas Lingga.
(ams/ams)
