Ratusan Santri di Kebonagung Demak Diduga Keracunan MBG

Ratusan Santri di Kebonagung Demak Diduga Keracunan MBG

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Minggu, 19 Apr 2026 16:04 WIB
Puskesmas Kebonagung, Demak, yang merawat sejumlah orang yang diduga keracunan MBG, Minggu (19/4/2026).
Puskesmas Kebonagung, Demak, yang sempat merawat sejumlah orang yang diduga keracunan MBG, Minggu (19/4/2026). Foto: Ardian Dwi Kurnia/detikJateng
Demak -

Ratusan santri di Desa Pilangwetan, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak, diduga keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan pada Sabtu (18/4) kemarin. Mereka dilarikan ke sejumlah fasilitas kesehatan.

Kepala Puskesmas Kebonagung, Arief Setiawan, membenarkan bahwa pihaknya sempat merawat sejumlah pasien yang diduga keracunan MBG.

"Yang di Puskesmas Kebonagung beberapa dari korban yang mengalami mual, muntah, pusing. Puskesmas itu (merawat) lima orang, tapi kondisi setelah stabilisasi boleh pulang, sehingga hanya rawat jalan," kata Arief saat ditemui detikJateng di Puskesmas Kebonagung, Minggu (19/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Arief juga menyebut ada penerima manfaat MBG lain yang dilarikan ke sejumlah rumah sakit.

ADVERTISEMENT

"Yang lain itu rujuk ke tiga rumah sakit, yaitu PKU Muhammadiyah Gubug, Rumah Sakit Getas Pendowo, dan Rumah Sakit Sultan Fatah Karangawen," ungkap Arief.

Dari data yang diterima Arief, tercatat ada ratusan orang yang diduga menjadi korban keracunan MBG di Pilangwetan. Mereka terdiri dari para santri di sejumlah pondok pesantren (ponpes) dan ada juga kelompok B3 (ibu hamil, ibu menyusui, balita).

"Ponpes Bustanul Quran jumlah 68 orang, terdiri dari 33 orang berobat jalan di ponpes, rujuk di dua RS, PKU Gubug 23 orang dan Getas Pendowo 12 orang," ungkap Arief.

"Ponpes Asnawiyah 97 orang, terdiri dari 67 orang berobat jalan, 24 orang dirujuk di Getas Pendowo dan PKU gubug 6 orang," lanjutnya.

Selain itu, Arief menuturkan ada 10 orang korban dari Ponpes Hidayatul Mubtadiin yang diobati di ponpes. Juga ada lima korban dari Ponpes Al Maarif dengan rincian satu orang dirujuk ke RS PKU Gubug dan empat orang rawat jalan.

Satu orang dari MI Yosua dan satu orang dari Ponpes Nurul Sakinah juga dirawat di RS PKU Gubug. Sedangkan dari kelompok B3, Arief mengungkapkan ada lima orang korban.

"B3 korban lima orang, rujuk PKU gubuk 1 orang, 4 berobat di puskesmas dan sudah rawat jalan," kata Arief.

Saat berita ini diturunkan, detikJateng masih berupaya memintai konfirmasi Dinas Kesehatan Demak.




(dil/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads