Heboh Tentara Israel Pukul Patung Yesus Pakai Palu Raksasa di Lebanon

Internasional

Heboh Tentara Israel Pukul Patung Yesus Pakai Palu Raksasa di Lebanon

Novi Christiastuti - detikJateng
Senin, 20 Apr 2026 14:53 WIB
A screengrab from a live stream video shows Israeli navy forces aboard the Gaza-bound vessel Florida, part of the Global Sumud Flotilla, which flotilla organisers report has been intercepted, October 2, 2025. Global Sumud Flotilla/Handout via REUTERS THIS IMAGE HAS BEEN SUPPLIED BY A THIRD PARTY. MANDATORY CREDIT. NO RESALES. NO ARCHIVES.     TPX IMAGES OF THE DAY
Ilustrasi militer Israel. Foto: Global Sumud Flotilla/Handout via REUTERS
Solo -

Sebuah foto viral di media sosial menunjukkan tentara Israel memukul patung Yesus Kristus menggunakan palu raksasa di Lebanon. Militer Israel menyatakan foto itu asli, dengan penyelidikan digelar untuk mengusutnya.

Dilansir AFP via detikNews Senin (20/4/2026), foto itu memperlihatkan seorang tentara yang berseragam militer Israel sedang memukulkan sebuah palu godam ke bagian kepala patung Yesus. Posisi patung Yesus itu terbalik di atas tanah setelah terjatuh dari salibnya.

Berdasarkan pemberitaan media lokal Arab, patung Yesus itu berada di Desa Kristen Debl, yang ada di wilayah Lebanon selatan, dekat dengan perbatasan Israel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepada AFP, otoritas wilayah Debl mengungkap patung Yesus Kristus itu memang berada di desa. Namun mereka tidak bisa memastikan apakah patungnya sudah rusak.

ADVERTISEMENT

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dalam pernyataan via X, Senin (20/4) menyatakan pihaknya memandang insiden tersebut secara "serius".

"Perilaku tentara tersebut sama sekali tidak sesuai dengan nilai-nilai yang diharapkan dari pasukannya," tegas militer Israel dalam pernyataannya.

"Setelah menuntaskan pemeriksaan awal mengenai foto yang dipublikasikan sebelumnya pada hari ini tentang seorang tentara IDF yang merusak simbol Kristen, telah dipastikan bahwa foto tersebut menunjukkan seorang tentara IDF yang beroperasi di Lebanon selatan," tutur pernyataan pada Senin (20/4) tersebut.

Militer Israel menyatakan lebih lanjut bahwa insiden ini sedang diselidiki oleh Komando Utara, dan saat ini sedang "ditangani melalui jalur komando".

"Langkah-langkah yang tepat akan diambil terhadap mereka yang terlibat," tegas militer Israel dalam pernyataannya, namun tanpa memberikan detail lebih lanjut mengenai insiden tersebut.

Ditegaskan militer Israel bahwa pihaknya bekerja sama dengan masyarakat untuk "mengembalikan patung itu ke tempatnya".

Diketahui, Lebanon terseret ke dalam konflik sejak 2 Maret lalu, setelah Hizbullah, kelompok yang bermarkas di Lebanon dan didukung Iran, melancarkan serangan roket terhadap wilayah Israel.

Israel merespons dengan serangan udara besar-besaran, yang dilaporkan menewaskan lebih dari 2.000 orang dan menyebabkan lebih dari satu juta orang mengungsi di Lebanon. Tel Aviv juga mengerahkan pasukan darat ke wilayah selatan Lebanon, dekat perbatasan wilayahnya.

Gencatan senjata selama 10 hari antara Israel dan Lebanon, yang dimediasi oleh Amerika Serikat (AS), mulai diberlakukan sejak Jumat (17/4). Namun pasukan Israel tetap mempertahankan posisinya jauh di dalam wilayah Lebanon bagian selatan.




(apu/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads