Video kekompakan siswa-siswi SMPN 1 Bulu, Kabupaten Temanggung, memberikan kejutan ke salah satu teman sekelasnya berupa sepeda viral di media sosial. Seperti apa kisahnya?
Video tersebut salah satunya diunggah akun Instagram @kejadiantemanggung 2 hari yang lalu.
"Sebuah video memperlihatkan kekompakan siswa-siswi bersama wali kelas di SMPN 1 Bulu, Temanggung. Kamis (16/4), mereka memberikan kejutan untuk salah satu teman sekelasnya yaitu sebuah sepeda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan tanpa alasan. Mereka berinisiatif iuran karena temannya memiliki keterbatasan akses menuju sekolah. Bukan soal jarak yang jauh, tapi medan yang naik turun dan cukup menguras tenaga, sehingga membuatnya beberapa kali tidak masuk sekolah.
Dari kepedulian sederhana, terkumpullah bantuan yang mungkin terlihat kecil, tapi berdampak besar. Semoga kisah ini bisa menginspirasi. Karena hal besar sering lahir dari hal-hal kecil. Dari niat, kepekaan, dan kepedulian yang tak perlu menunggu kita kaya terlebih dahulu," tulis keterangan video di akun tersebut seperti dilihat detikJateng, Senin (20/4/2026).
Dalam video, deretan paling depan wali kelas yang kemudian diikuti para siswi kelas 8 F memasuki kelas. Terlihat pula seorang siswi dengan memakai seragam olahraga menuntun sepeda.
Rombongan siswa dan guru itu lalu memasuki ruang kelas 8 F. Tak lama, seorang siswa membuka pintu kelasnya hingga terkejut ada sepeda.
Wali Kelas 8 F SMPN 1 Bulu, Sri Wahyuti, pun menceritakan kisah haru di balik momen tersebut. Awalnya, bocah laki-laki berinisial R tersebut sering izin sakit sehingga membuat wali kelas prihatin.
"Di kelas saya mengecek, anak berinisial R (14). Kemarin sehat, kok tiba-tiba izin sakit. Kadang sudah banyak izin sakitnya," kata Sri saat dihubungi detikJateng.
Sri kemudian menanyakan perihal R kepada teman sekelasnya. Dari situ Sri mendengar fakta tak terduga.
Momen siswa SMPN 1 Bulu Temanggung beri kado sepeda ke teman sekelasnya. Foto diunggah Senin (20/4/2026). Foto: dok. wali kelas SMPN 1 Bulu Temanggung/Sri Wahyuti |
"Saya kroscek dengan teman-teman sekelasnya di 8 F. Teman-temannya menyampaikan tidak sakit, tapi tidak ada kendaraan ke sekolah. Rumahnya daerah Pengilon (sampai sekolah berjarak 2,5 km masih wilayah Bulu) dan keluarganya disampaikan tidak memiliki kendaraan," sambung Sri.
Dia menyebut bocah laki-laki itu seringkali berangkat sekolah dengan menebeng temannya. Kemudian muncul ide untuk menghadiahkan sepeda untuk R.
"Saat itu, ada yang usul,'Bagaimana bu kalau beli sepeda buat teman kita'. Kemudian, saya tanyakan kepada teman-teman lainnya dan setuju. Anak-anak ikhlas dan kekurangannya saya nambahi," imbuh guru Bahas Inggris ini.
"Alhamdulillah, anak-anak ada uang kas. Pakai kas kelas, terus googling soal harga. Nah pada, Kamis (16/4), saya ke Temanggung (kota) survei harga dishare di grup WA (tanpa ada siswa R). Siangnya diantar ke sekolah dan dia sempat lihat sepedanya, tapi nggak tahu," lanjutnya.
Dia menceritakan teman-teman R di kelas 8F sebanyak 30 siswa. Masing-masing kemudian iuran Rp 20 ribu, kekurangannya dia tutup dengan uangnya.
"Total harga Rp 750 ribu. Kalau dihitung anak kan 30, terus satu anak yang dikasih. Jadi, ada 29 anak (iuran). Terus, kekurangannya saya," ujarnya.
"Itu murni dari anak-anak. Saya juga kaget kok ada yang usul seperti ini dan pada setuju," kata Sri.
Sri menyebut anak-anak asuhnya akrab dan kompak. Dia juga berpesan agar tak boleh ada geng-gengan maupun bullying.
"Setiap Jumat ada pembinaan. Saya selalu menanyakan kondisi anak-anak," bebernya.
Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Temanggung, Djoko Prasetyo, mengapresiasi inisiatif bocah-bocah SMPN itu untuk temannya. Dia mengatakan kasus bocah R ini akan menjadi atensinya.
"Kewajiban warga negara untuk terlibat dalam kemajuan pendidikan menjadi inspiratif karena dilakukan anak oleh sahabat belajar di kelas," kata Djoko dalam pesannya kepada detikJateng.
"Pemerintah Kabupaten akan terus memperhatikan akses bagi semua anak Temanggung untuk dapat belajar. Kami akan catat dan perhatikan ananda tersebut supaya terus dapat belajar," pungkasnya.
(ams/afn)
