Ular jenis gibug atau viper yang menggigit seorang pencari rumput, Suradi, warga Desa Siasem, Wanasari, Brebes, akhirnya berhasil diamankan Damkar Satpol PP Brebes. Ular berbisa itu membuat warga resah usai membuat Suradi dirawat di rumah sakit hingga kakinya melepuh.
Damkar Brebes menerjunkan 4 petugas untuk menyisir lokasi kejadian. Anggota Damkar Satpol PP Brebes, Faizal Rifaldi mengatakan, area pencarian meliputi lahan rerumputan pinggiran jembatan kereta api dan lapangan pinggir Sungai Pemali Kampung Kauman.
Rifaldi mengatakan jenis ular yang menggigit Suradi itu adalah jenis rhodosthoma atau gibug, atau ranjau darat atau viper tanah. Menurutnya, untuk menangkap ular jenis ini dibutuhkan kemampuan mengenali karakternya. Ular jenis ini diketahui selalu bersarang di tumpukan daun dan ranting kering.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ular viper darat suka bersarang di dalam tumpukan daun daunan kering. Maka kita sisir di kawasan tempat kejadian," kata Faizal, Kantor Satpol PP Brebes, Selasa (21/4/2026).
Upaya pencarian pun membuahkan hasil. Saat petugas Damkar Brebes mengorek sampah daun kering di lapangan dekat jembatan rel kereta, ular tersebut pun muncul.
"Ular itu ditemukan di tumpukan sampah daun daun kering dan langsung kita bawa. Panjang ular sekitar 35 cm," pungkasnya.
Kondisi kaki Suradi, warga Siasem, Brebes, yang digigit ular berbisa jenis gibug usai mendapat penanganan. Foto diunggah Senin (20/4/2026). Foto: dok. Istimewa |
Diberitakan sebelumnya, seorang pencari rumput di Brebes menjadi korban gigitan ular berbisa. Korban sempat hanya mendapat rawat jalan karena status BPJS yang nonaktif.
Unggahan ini viral di akun Instagram Exalos Indonesia. Dalam foto yang ditampilkan, tampak kondisi kaki korban dalam keadaan menggelembung dan melepuh.
"Kronologi seorang warga sedang mencari rumput, tergigit ular (waktu itu tidak tahu ular tersebut), kmdn di bawa ke RS, karena BPJS tidak aktif maka hanya di lakukan rawat jalan (dalam hal ini belum terlihat gejala yang mengarah pada gigitan ular berbisa)," demikian unggahan Exalos Indonesia seperti dilihat detikJateng, Senin (20/4).
Masih dalam unggahan, ular yang menggigit korban juga disebut berjenis rhodostoma, biasa dikenal sebagai ular tanah atau ular gibug, atau viper tanah.
Saat itu, pihak keluarga hendak membawa korban ke pengobatan tradisional. Namun, pihak Exalos membujuk supaya korban segera dibawa ke rumah sakit untuk ditangani.
Dimintai konfirmasi, petugas Damkar Satpol PP Brebes, Faizal Rivaldi, berujar korban diketahui bernama Suradi (69), warga Desa Siasem, Kecamatan Wanasari, Brebes.
"Itu ular jenis gibug, atau viper. Cukup berbahaya. Kami dari damkar masih mencari ular itu di sekitaran lokasi kejadian," kata Faizal, Senin (20/4) sore.
Sementara Suradi sendiri saat ditemui mengungkap, dirinya dipatok ular tersebut pada Kamis (16/4) sore. Saat kejadian, dia tengah mencari rumput untuk pakan kambing di sekitaran jembatan rel kereta api Kampung Kauman Brebes. Tiba-tiba kakinya diserang binatang melata.
Akibat kejadian tersebut, kaki Suradi mengalami pembengkakan hingga melepuh seperti luka bakar.
(par/ahr)
