Bocah Cilacap Tewas Tenggelam Saat Mandi di Pantai Bleberan

Bocah Cilacap Tewas Tenggelam Saat Mandi di Pantai Bleberan

Anang Firmansyah - detikJateng
Selasa, 21 Apr 2026 22:05 WIB
Jasad remaja yang ditemukan tewas usai tenggelam di Pantai Bleberan, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Selasa (21/4/2026).
Jasad remaja yang ditemukan tewas usai tenggelam di Pantai Bleberan, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Selasa (21/4/2026). Foto: Dok Basarnas Cilacap
Cilacap -

Seorang bocah dilaporkan tenggelam saat mandi di Pantai Bleberan, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap. Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (21/4) sore. Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Cilacap menerima laporan kejadian yang membahayakan manusia sekitar pukul 17.10 WIB dari anggota Polsek Adipala.

"Informasi awal kami terima dari anggota Polsek Adipala pukul 17.10 WIB. Korban dilaporkan tenggelam saat mandi di pantai sekitar pukul 16.00 WIB," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, M Abdullah, dalam keterangannya, Selasa (21/4/2026) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Korban diketahui bernama Maulana Nahad Zidan (11), warga Desa Penggalang Kidul, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap.

ADVERTISEMENT

Setelah menerima laporan, pihak Polsek Adipala langsung berkoordinasi dengan Kansar Cilacap untuk melakukan pencarian. Tim rescue pun diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 17.15 WIB dengan estimasi tiba pukul 17.47 WIB.

Namun, sebelum tim SAR tiba di lokasi, korban lebih dahulu ditemukan oleh warga.

"Pada pukul 17.28 WIB korban berhasil ditemukan oleh warga dalam kondisi meninggal dunia saat tim SAR masih dalam perjalanan," jelasnya.

Selanjutnya, korban dievakuasi menuju Puskesmas Adipala I untuk penanganan lebih lanjut.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR diusulkan untuk ditutup pada pukul 17.50 WIB. Seluruh unsur SAR yang terlibat kemudian dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

"Operasi SAR diusulkan ditutup pukul 17.50 WIB dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing. Kami mengucapkan terima kasih atas sinergi yang telah terjalin," pungkas Abdullah.




(afn/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads