Sejoli di Batang Akhirnya Menikah Usai Video Pornonya Viral

Sejoli di Batang Akhirnya Menikah Usai Video Pornonya Viral

Robby Bernardi - detikJateng
Jumat, 24 Apr 2026 17:03 WIB
Gambar ilustrasi soal video viral nan mesum. (Danu Damarjati/BeritaKlik)
Foto: Gambar ilustrasi soal video viral nan mesum. (Danu Damarjati/BeritaKlik)
Batang -

Beredar video porno menampilkan sejoli yang diketahui merupakan warga Kecamatan Bandar, Batang. Pasangan itu disebut melangsungkan pernikahan siri begitu videonya viral.

Informasi yang beredar di media sosial, misalnya di akun Instagram @panglimarakyatkonoha, sejoli itu sudah dinikahkan. Berdasarkan informasi yang dihimpun detikJateng, sejoli itu masing-masing berinisial SE (26) dan TA (19), warga Kecamatan Bandar, dinikahkan secara siri. Pernikahan siri keduanya disebut berlangsung Minggu (19/4).

Kasat Reskrim Polres Batang, Iptu Albertus Sudaryono, saat diminta konfirmasi membenarkannya. "Ya, informasinya, seperti itu (nikah siri)". ungkap Albertus, Jumat (24/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Albertus melanjutkan, sejoli itu kini masih menjalani pemeriksaan di Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Sat Reskrim Polres Batang terkait motif pembuatan video porno dan menyebarkannya ke sejumlah platform media sosial.

ADVERTISEMENT

"Masih kita dalami semuanya. Kita amankan bukti video dan pakaian, tentunya kita lakukan pendalaman lebih jauh," ucapnya.

Diketahui, video syur tersebut viral sejak Sabtu (18/4). Pada Selasa (21/4), kepolisian memanggil keduanya untuk dimintai keterangan di Unit PPA Sat Reskrim Polres Batang.

Pada pengakuan awal, keduanya mengungkapkan sedianya video yang tersebar tersebut dibuat untuk konten pribadi, tidak dipublikasikan. Namun, entah kenapa video tersebut kemudian menyebar di konten berbayar.

Hingga Jumat (24/4), polisi telah mengamankan barang bukti video dan pakaian milik keduanya. Kepolisian bakal mendalami keterangan dari kedua pihak guna mengetahui kronologi kejadian secara utuh, termasuk menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam penyebaran video tersebut.




(apu/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads