Sosok Abdul Kadir Karding, Alumnus Undip yang Dilantik Jadi Kepala Barantin

Sosok Abdul Kadir Karding, Alumnus Undip yang Dilantik Jadi Kepala Barantin

Desi Rahmawati - detikJateng
Senin, 27 Apr 2026 17:32 WIB
Kepala Badan Karantina Abdul Kadir Karding (dok. Youtube Setpres)
Abdul Kadir Karding (Tengah) (Foto: dok. Youtube Setpres)
Solo -

Pelantikan sejumlah pejabat kembali dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari penguatan struktur pemerintahan. Momentum ini menjadi sorotan karena melibatkan sejumlah nama yang telah lama berkecimpung di dunia politik dan pemerintahan. Salah satu yang menarik perhatian adalah sosok Abdul Kadir Karding.

Dilansir detikNews, dalam pelantikan yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (27/4/2026), Abdul Kadir Karding resmi ditunjuk sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin). Pelantikan ini dilakukan langsung oleh Presiden dengan membacakan sumpah jabatan yang didasarkan pada UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Penunjukan Abdul Kadir Karding tentu bukan tanpa alasan. Sosok alumnus Universitas Diponegoro ini dikenal memiliki pengalaman panjang di dunia politik dan pemerintahan. Lantas, seperti apakah sosok Abdul Kadir Karding hingga dipercaya mengemban jabatan sebagai Kepala Barantin? Berikut profil lengkapnya yang patut kamu ketahui.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Profil Abdul Kadir Karding

Dikutip dari laman IKA Undip Bogor, Abdul Kadir Karding merupakan seorang politikus Indonesia yang lahir pada 4 September. Ia menghabiskan masa kecilnya di Donggala, Sulawesi Tengah, dan masa remajanya di Palu sebelum akhirnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Latar belakang kehidupannya tersebut turut membentuk karakter dan perjalanan panjangnya di dunia politik.

Pendidikan Abdul Kadir Karding

Pendidikan Abdul Kadir Karding dimulai dari masa sekolah menengah atas yang ia selesaikan di Palu. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Diponegoro dengan mengambil jurusan Perikanan. Selama berkuliah ia aktif dalam berbagai organisasi kemahasiswaan, baik di tingkat fakultas maupun universitas, yang menjadi awal keterlibatannya dalam dunia organisasi dan politik.

Selain jenjang S1, Abdul Kadir Karding juga merupakan alumni Magister Administrasi Publik di Universitas Diponegoro. Latar belakang pendidikan ini turut mendukung kiprahnya dalam bidang pemerintahan dan politik yang telah dijalaninya selama bertahun-tahun. Menurut keterangan dari PDDIKTI, pada tahun 2025, Abdul Kadir mengambil jenjang pendidikan doktor Ilmu Pemerintahan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri.

Perjalanan Karier Abdul Kadir Karding

Sebelum ditunjuk menjadi kepala Barantin, Abdul Kadir Karding telah lama memulai perjalanan karier di dunia politik. Sejak akhir 1990-an, ia mulai aktif di dunia politik setelah menyelesaikan pendidikannya. Ia pertama kali terpilih sebagai anggota legislatif pada Pemilu 1999 sebagai anggota DPRD Jawa Tengah, dan berhasil menjabat selama dua periode.

Karier politiknya terus berkembang hingga pada Pemilu 2009 di mana ia berhasil melangkah ke tingkat nasional sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Tengah VI. Ia kemudian terpilih kembali selama tiga periode di DPR RI. Selama di DPR, ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKB serta Sekretaris Jenderal DPP PKB.

Selain kiprah di parlemen, ia juga aktif di berbagai organisasi, di antaranya sebagai Ketua Umum KERAPU (organisasi alumni Perikanan Undip) sebelum akhirnya dipercaya menjadi Ketua Umum DPP IKA Undip sejak tahun 2022. Puncak kariernya terjadi pada Oktober 2024 ketika ia dilantik sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia dalam Kabinet Merah Putih. Posisi ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan panjangnya di dunia politik, sekaligus menandai perannya di tingkat pemerintahan nasional.

Sebelum naik ke posisi saat ini, dari unggahan Instagram resminya @abdulkadirkarding, diketahui bahwa dirinya juga sempat menjabat sebagai Ketua Umum Ikasmada Palu. Selain itu, ia juga dipercaya memegang jabatan sebagai Sekretaris Jenderal DPN HKTI.

Harta Kekayaan Abdul Kadir Karding

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan pada 31 Desember 2024 saat ia menjabat sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Abdul Kadir Karding tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp 16.194.120.023.

Dari data LHKPN tersebut, diketahui sebagian besar kekayaan Abdul Kadir Karding berasal dari aset tanah dan bangunan dengan nilai Rp 14.274.608.000. Tanah yang dimilikinya merupakan hasil sendiri yang tersebar dari Kabupaten Pati hingga Palu.

Selain itu, ia juga memiliki alat transportasi dan mesin senilai Rp 950.000.000, yang terdiri dari mobil BYD minibus tahun 2024 senilai Rp 345.000.000, motor Honda Phantom tahun 2003 senilai Rp 5.000.000, serta satu unit mobil Toyota minibus tahun 2024 senilai Rp 600.000.000.

Lebih lanjut, ia juga memiliki harta bergerak lainnya sebesar Rp556.700.000 serta kas dan setara kas senilai Rp 412.812.023. Dalam laporan tersebut tidak tercantum kepemilikan surat berharga maupun harta lainnya, serta tidak memiliki hutang.

Demikianlah sosok Abdul Kadir Karding yang baru saja dilantik sebagai Kepala Barantin Indonesia.

Artikel ini ditulis oleh Desi Rahmawati peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di BeritaKlik




(num/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads