Salah satu korban kecelakaan kereta api (KA) terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, akan dimakamkan di Wonogiri. Korban bernama Ristuti Kustirahayu (37).
Jasad Ristuti sedianya akan dimakankan di kampung halamannya di Dukuh Puncanganom, RT: 02/IV, Desa Bero, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri. Ristuti menjadi salah satu korban kecelakaan maut yang melibatkan KA jarak jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line lintas Cikarang.
Camat Manyaran, Toto Tri Mulyarto, mengatakan jasad Ristuti sudah dalam perjalanan ke Manyaran. Diperkirakan, jenazah tiba sore ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Betul akan dimakamkan di sini," kata Toto, saat dihubungi awak media, Selasa (28/4/2026).
Dijelaskan, Ristuti lahir di Mayaran, dan sudah lama tinggal di Bekasi. Korban sudah berumah tangga dan menetap di Bekasi.
"Sudah bekerja, karyawan swasta. Anaknya 2 orang," kata dia.
Terpisah, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Wonogiri, Herdian, mengatakan berdasarkan pengecekan status kependudukan korban di Bekasi.
"Kalau status kependudukannya di Kabupaten Bekasi. Pengurusan akta kematian di sana," kata Herdian.
(apl/ahr)
