NDX AKA melalui kuasa hukumnya, Denny Ardiansyah, menjelaskan batalnya penampilan NDX AKA pada Festival Gelombang Cinta #4 di Pekalongan. Hal ini berawal karena ada ketidaksepakatan dengan jadwal terbaru dari penyelenggara.
Denny menjelaskan, pada tanggal 25 Desember 2025, dari pihak EO menghubungi manajemen NDX AKA untuk menanyakan ketersediaan jadwal NDX AKA untuk tanggal 25 atau 27 Maret 2026. Termasuk menanyakan harga dari NDX AKA.
Dari pihak manajemen baru membalas pada tanggal 26 Desember 2025. Namun, pihak manajemen sudah menemukan flyer di media sosial (medsos) Festival Gelombang Cinta #4 pada 28 Maret 2026 sudah menampilkan poster dan lagu dengan NDX AKA sebagai bintang tamu. Padahal belum ada kesepakatan yang terjalin, sehingga menuai protes dari pihak NDX AKA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berdasarkan beredarnya flyer tersebut, klien kami melakukan komplain keras, karena belum ada DP dan kesepakatan apapun, tapi sudah mencantumkan klue itu dalam flyer. Dari EO menyampaikan minta maaf dan akan menegur keras siapapun yang memposting flyer tersebut. Tapi kalau kami lihat saat ini, flyer tersebut masih ada," kata Denny saat konferensi pers di kantornya di Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Selasa (28/4/2026).
Pada 14 Febuari 2026, pihak EO menghubungi kembali terkait perubahan jadwal dari 27 Maret 2026 menjadi 26 Maret 2026, karena ada kendala teknis.
Tanggal 18 Februari 2026, pihak EO menginformasikan lokasi acara digelar di Pekalongan. Hal itu direspons pihak NDX AKA dengan aturan, seperti DP tanggal 30 persen, dan naik flyer jika pembayaran sudah 50 persen. Lalu disepakati kedua belah pihak tanggal 26 Maret, dengan DP 30 persen sebesar Rp 85 juta, yang dibayarkan 20 Februari.
"Pada H-4, pada tanggal 22 dan 23 Maret, pihak EO menghubungi adanya kendala terkait venue. Akhirnya kegiatan yang dilaksanakan tanggal 26 Maret, diundur menjadi tanggal 7 Mei 2026. Karena ada kendala pengurusan lahan, dan kendala perbankan, informasi dari pihak EO seperti itu," terangnya.
Dia mengatakan, karena komunikasi dilakukan pada libur Lebaran, perwakilan manajemen NDX AKA, Vivi, belum bisa merespons. Tapi pihak EO berkomunikasi dengan manajemen yang lain, yakni Gunawan.
Pada 23 Maret itu, pihak NDX AKA mempertanyakan belum adanya pembatalan dari jadwal yang sudah berubah. Sebab, sesuai ketentuan DP yang dibayarkan akan hangus jika ada perubahan jadwal.
"Karena ada perubahan tanggal dari EO, sehingga komitmen dari finansial DP harusnya hangus. Dan meminta melakukan DP kembali sesuai tanggal yang ditentukan," ujarnya.
Denny menjelaskan setelah itu dari pihak EO fokus pada pengembalian DP, bukan pada diskusi perubahan jadwal. Sehingga pihak NDX AKA memberikan toleransi pengembalian sebagian uang DP sebesar Rp 35 juta pada 16 April 2026.
Namun setelah itu, tidak ada klarifikasi soal batalnya penampilan NDX AKA pada Festival Gelombang Cinta #4 di Pekalongan. Pihak manajemen pun mencoba memberikan pemberitahuan kepada penggemarnya.
Diberitakan sebelumnya, permasalahan disebut bermula saat akun Instagram resmi NDX AKA, @ndxakatv, mengomentari salah satu postingan Festival Gelombang Cinta #4 pada akun Instagram @gelombangcinta_fest.
"Teman-teman semuanya, NDX nggak jadi ikut main di acara GC, bagi yang mau refund silahkan hubungi panitia," tulis akun @ndxakatv.
Kuasa hukum NDX AKA, Denny Ardiansyah, langkah itu dilakukan untuk pemberitahuan kepada penggemar NDX AKA, jika duo asal Jogja itu batal tampil pada Festival Gelombang Cinta #4.
"Tujuan dari NDX ini untuk melindungi hak dari fanbase, hak dari penggemar untuk bisa melihat talent artis yang diinginkannya. Dari klien kami sendiri tidak ingin fans merasa kecewa, merasa dirugikan, terkait adanya informasi yang tidak benar," kata Denny saat konferensi pers di kantornya di Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Selasa (28/4).
(par/par)
