Viral KA Bathara Kresna Terhenti gegara Land Cruiser Parkir Mepet Rel

Viral KA Bathara Kresna Terhenti gegara Land Cruiser Parkir Mepet Rel

Tara Wahyu NV - detikJateng
Selasa, 28 Apr 2026 19:39 WIB
KA Bathara Kresna berhenti karena mobil yang parkirnya kurang rapi, Selasa (28/4/2026).
KA Bathara Kresna berhenti karena mobil yang parkirnya kurang rapi, Selasa (28/4/2026). Foto: dok. Dishub Solo
Solo -

KA Bathara Kresna terpaksa berhenti di Jalan Slamet Riyadi, Solo. Insiden ini dipicu oleh sebuah mobil yang terparkir di area city walk terlalu mundur hingga hampir tertemper (tertabrak) kereta yang sedang melintas.

Insiden ini viral di media sosial, salah satunya diunggah Instagram @beritasolohariini. "Kalau mau parkir yang rapi ya, kalau gini merepotkan. Infonya sudah di derek oleh Dishub, ada 2 mobil yang kurang rapi dalam parkir di Jalan Slamet Riyadi," demikian unggahan itu dilihat detikJateng.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo, Taufiq Muhammad, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (28/4) siang saat KA Bathara Kresna melaju dari arah Wonogiri menuju Stasiun Purwosari. Pihaknya menerima laporan dari tim derek mengenai adanya mobil yang menghalangi jalur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tadi laporan dari teman-teman tim derek, ada mobil yang parkirnya kurang maju. Jadi bagian belakangnya itu kalau keretanya lewat masih kena (berpotensi tertemper)," ujar Taufiq saat dihubungi detikJateng, Selasa (28/4/2026).

"(Yang melebihi ada berapa?) Satu, yang itu Land Cruiser itu ya," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

Taufiq menyebut mobil jenis Toyota Land Cruiser asal Jakarta tersebut sempat akan diderek, namun akhirnya hanya digeser posisinya. Diketahui, mobil mewah tersebut milik wisatawan yang tengah berkunjung ke Kampung Batik Kauman.

"Tadi dari pihak operator kereta meminta penghentian untuk penderekan mobil itu. Tapi (unitnya) tidak dibawa ke kantor Dishub, hanya dipindahkan posisi parkirnya. Itu milik tamu wisatawan yang berkunjung ke Kampung Batik Kauman," ungkapnya.

Langkah penderekan diambil lantaran saat kejadian pemilik mobil tidak berada di lokasi. Selain itu, berdasarkan penelusuran, pemilik memarkirkan kendaraannya saat petugas juru parkir (jukir) belum berjaga di pos tersebut.

"Berdasarkan keterangan jukir, saat dia datang mobil itu sudah terparkir. Saat dicari pengemudinya, tidak ketemu," ucap Taufiq.

Meski demikian, Dishub Solo tetap mengambil tindakan tegas terhadap jukir yang bertanggung jawab di lokasi tersebut. Taufiq menyebut jukir itu telah dipanggil untuk diberikan peringatan keras dan pembinaan.

"Jukirnya kami berikan peringatan, tadi dipanggil ke kantor. Kami minta agar dipastikan semua kendaraan parkir sesuai batas garis marka yang telah ditentukan," tegasnya.

Sementara untuk pengemudi Land Cruiser, petugas hanya memberikan pembinaan di tempat. Taufiq menyadari bahwa banyak pengemudi, terutama yang berasal dari luar kota, tidak memahami karakteristik Jalan Slamet Riyadi yang bersisian dengan jalur kereta api aktif.

"Memang paling banyak (kasus seperti ini) plat luar kota karena tidak tahu di situ ada jalur kereta. Maka yang kami tekankan kepada jukir agar penataannya benar-benar dipastikan aman," pungkasnya.




(apu/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads