Kesaksian Warga soal Gudang Oplos LPG Wonosari Klaten Disegel Bareskrim

Kesaksian Warga soal Gudang Oplos LPG Wonosari Klaten Disegel Bareskrim

Achmad Husain Syauqi - detikJateng
Selasa, 28 Apr 2026 19:41 WIB
Gudang diduga tempat pengoplos LPG di Jalan Pakis- Daleman, Wonosari, Klaten, yang disegel polisi, Selasa (28/4/2026).
Gudang diduga tempat pengoplos LPG di Jalan Pakis- Daleman, Wonosari, Klaten, yang disegel polisi, Selasa (28/4/2026). Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng
Klaten -

Gudang di Jalan Pakis-Daleman, Kecamatan Wonosari, Klaten, disegel Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri dini hari tadi lantaran diduga menjadi lokasi pengoplosan gas LPG. Begini kesaksian warga sekitar mengenai aktivitas di gudang tersebut.

Gudang itu sudah digembok dari luar dan tidak ada aktivitas di dalamnya. Garis polisi menyilang di pintu besinya. Gudang itu berada di tepi jalan yang ramai. Di kanan kiri gudang itu masih berupa sawah. Di seberang gudang itu juga sawah.

"Waune niku ngge ngingu ulam, tapi piyayine pun tilar (dulunya untuk memelihara ikan, tapi pemiliknya sudah meninggal)," kata warga sekitar, Tawar (70), saat ditemui detikJateng, Selasa (28/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tawar mengatakan, setelah tidak digunakan untuk kolam ikan, informasinya tempat itu dikontrak oleh orang jauh.

"Saya tidak tahu orang mana, belum lama. Setahun belum ada, paling sekitar tiga bulan," ujar Tawar.

ADVERTISEMENT

Saat melintas di depan gudang itu sekitar pukul 08.00 WIB tadi, Tawar mengaku melihat banyak anggota kepolisian.

"Ini tadi banyak polisi di sini sekitar jam 08.00 WIB, tapi tidak tahu ada apa," ucap dia.

Warga lainnya, Aan, mengatakan gudang itu diketahui untuk menampung tabung gas. Tapi itu belum lama, baru sekitar tiga bulan.

"Sudah sekitar tiga bulan. Ya tidak tahu untuk apa, belum lama kok untuk menurunkan tabung," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, gudang di Jalan Pakis-Daleman, Kecamatan Wonosari, Klaten, didatangi Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Gudang itu digerebek pada dini hari tadi lantaran diduga menjadi lokasi pengoplosan gas LPG.

Sementara itu di Mapolsek Delanggu terlihat sejumlah truk dan mobil boks berjajar di halaman. Truk memuat tabung gas nonsubsidi warna pink. Sedangkan truk boks tidak terlihat muatannya. Beberapa mobil pikap memuat tabung gas bersubsidi warna hijau.

Pada pukul 11.14 WIB, tiga truk muatan, empat mobil pikap dan dua mobil boks keluar konvoi dari Polsek Delanggu. Truk dan mobil pikap mengangkut tabung gas.

Rombongan paling depan dikawal mobil patroli Polsek Delanggu. Konvoi bergerak ke jalan Jogja-Solo arah ke Klaten kota tetapi tidak terlihat lagi setelah di wilayah Kecamatan Ceper.

Kapolres Klaten, AKBP M Faruk Rozi, membenarkan ada kegiatan tersebut. Ia mengungkap kegiatan dilakukan oleh Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) bersama Polres Klaten.

"(Apakah betul hari ini ada giat penggerebekan dugaan oplosan gas di Kecamatan Wonosari?) Benar," ucap M Faruk Rozi saat diminta konfirmasi detikJateng.

"Personel Dittipiter Bareskrim didampingi Sat Reksrim Polres Klaten dan Polsek Wonosari melaksanakan pengecekan di lokasi. Lokasi yang diduga tempat oplosan gas elpiji dari 3 kilogram subsidi ke tabung nonsubsidi," lanjut dia.

Faruk Rozi juga membenarkan bahwa penggerebekan itu dilakukan dini hari tadi. Namun, pihaknya tidak merinci kapan gudang tersebut digerebek.

"Kegiatan dini hari tadi," pungkasnya.




(dil/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads