Kementerian Haji dan Umrah memberikan peringatan kepada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) yang memberangkatkan Jemaah haji untuk melakukan city tour dan busnya mengalami kecelakaan di Arab Saudi. City tour itu dikoordinasi dua KBIHU itu tanpa izin pimpinan Kloter dan petugas haji di sana.
"Kami sudah memperingatkan KBIHU-nya, ya. Jadi itu dua rombongan dari Probolinggo, satu lagi dari Bekasi. Jadi dua KBIHU-nya itu memobilisasi City Tour tanpa izin dari pimpinan kloter di sana, tanpa izin juga dari petugas haji yang ada di sana," ujar Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjutak, di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Sabtu (2/5/2026).
Dikemukakan, bahwa kegiatan city tour Jemaah Haji yang kemudian busnya mengalami kecelakaan tersebut, tanpa diketahui oleh pimpinan dan petugas haji di Arab Saudi. Kegiatan itu dilakukan secara mandiri oleh para Jemaah dengan diorganisir oleh KBIHU mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nah, dua KBIHU ini sudah kami peringatkan. Sekali lagi melakukan hal-hal seperti itu tanpa koordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah, kami akan cabut izinnya," tegas Dahnil.
Dahnil juga menyatakan, bahwa pihaknya telah memperingatkan kepada semua KBIHU, untuk tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang menyita waktu dan melelahkan para Jemaah. Apalagi kegiatan itu dilakukan dengan meminta pungutan yang tidak rasional kepada Jemaah. Pihaknya juga mengancam kepada KBIHU yang tidak mengikuti aturan dari Kementerian Haji dan Umrah, maka akan dicabut izinya.
"Jadi saya sudah memperingatkan semua KBIHU jangan melakukan kegiatan-kegiatan yang membuat waktu jamaah, banyak tersita dan lelah. Apalagi kemudian diikutsertakan dengan pungutan-pungutan yang tidak rasional. Kami akan pastikan, tanpa bertanya lagi kami akan pastikan mencabut semua izin KBIHU yang tidak mengikuti aturan dari Kementerian Haji dan Umrah," kata Dahnil.
Hal yang sama juga diberlakukan kepada para pelaku haji illegal yang dikoordinir dari Indonesia. Kementerian Haji dan Umrah, Bersama dengan Imigrasi dan Kepolisian sudah melakukan patroli dengan ketat di bandara, supaya mereka yang mau berangkat ke Saudi Arabia tanpa visa haji itu bisa di dicegah.
"Karena kalau nanti tertangkapnya di Saudi Arabia itu dipastikan hukumannya sangat berat. Dan Pemerintah Saudi Arabia melalui Kepolisian Saudi Arabia itu sangat tegas terkait dengan pelaku haji ilegal dan kami mendukung sepenuhnya upaya itu supaya pengelolaan haji di tanah suci itu lebih tertib dan bisa lebih khusyuk," tandas Dahnil.
(afn/afn)