Enam jemaah calon haji Embarkasi Solo diturunkan di bandara Kualanamu (KNO), Deli Serdang, Sumatera Utara. Kondisi kesehatan para jemaah tersebut menurun saat dalam pesawat perjalanan menuju Arab Saudi.
"Jadi kemarin ada kejadian setelah jemaah itu di sini dianggap layak karena sudah diukur, ternyata ada perburukan (kesehatan) di pesawat. Sehingga saat technical landing di Medan, di KNO, mereka ada yang perlu penanganan medis lebih lanjut. Akhirnya diturunkan di Medan, kemudian masuk rumah sakit," kata Ketua PPIH Embarkasi Solo, Fitriyanto, di Asrama Haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali, Minggu (3/5/2026).
Dia melanjutkan, hingga saat ini ada enam jemaah yang terpaksa diturunkan di bandara Kualanamu itu. Mereka berasal dari sejumlah kelompok terbang (Kloter).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini ada enam jemaah," jelas dia.
Setelah diturunkan dari pesawat, jemaah tersebut kemudian dibawa ke rumah sakit di Deli Serdang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Jika kondisinya sudah membaik dan layah diterbangkan, mereka akan dibawa pulang kembali ke Embarkasi Solo.
"Tentu kalau nanti jemaah itu sudah sehat, kita bawa pulang ke (Embarkasi) Solo. Lha nanti kita inapkan di sini sehari-dua hari untuk kita cek lagi layak terbangnya. Kalau memang layak terbang nanti kita berangkatkan kembali," imbuh dia.
Dari 6 jemaah tersebut, lanjut dia, 4 di antaranya sudah dibawa kembali ke Solo. Masih ada 2 jemaah yang masih dirawat di Deli Serdang.
"Yang sudah pulang ke Solo ada empat (jemaah). Ini masih ada dua orang lagi, di Medan. Yang dua sudah di sini, yang satu pulang (dipulangkan) dan pendampingnya sudah berangkat (ke Tanah Suci)," terang Fitriyanto.
Dijelaskan Fitriyanto, untuk diberangkatkan lagi ke Arab Saudi, jemaah yang diturunkan di KNO tetap harus dibawa kembali ke Solo. Karena Embarkasi Solo sudah layanan Mekkah Route.
"Karena di Solo ini sudah layanan Mekkah Road, (paspor jemaah) sudah distempel oleh Imigrasi Arab Saudi. Sehingga kalau turun di Medan dianggapnya karena sudah distempel imigrasi Arab Saudi, mereka sudah sampai di Arab Saudi. Kalau dia tidak jadi ke sana (Arab Saudi), dia harus dibalikkan lagi ke Solo, nanti distempel ulang. Kalau memang sudah layak (terbang)," tandas Fitriyanto.
(apu/apu)