Tabrakan Motor Vs Truk di Jalur Silayur Semarang, Bocah Tewas di Tempat

Tabrakan Motor Vs Truk di Jalur Silayur Semarang, Bocah Tewas di Tempat

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Senin, 04 Mei 2026 14:06 WIB
Lokasi kecelakaan di turunan Silayur, Jalan Prof Dr Hamka, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Senin (4/5/2026).
Lokasi kecelakaan di turunan Silayur, Jalan Prof Dr Hamka, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Senin (4/5/2026). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng
Semarang -

Seorang anak tewas dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi di turunan Silayur, Jalan Prof Dr Hamka, tepatnya di depan Temuro Cafe, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Satu unit motor yang diduga ditumpangi satu keluarga mengalami tabrakan dengan satu unit truk.

Informasi kecelakaan itu viral di media sosial usai diunggah akun Instagram @kejadiansmg. Tampak seorang korban telah ditutupi kardus di tepi jalan.

"Innalillahi, kecelakaan lur, lokasi di Ngaliyan depan Elisha Mart, info dilokasi kecelakaan melibatkan motor dengan truk. Semoga ditempatkan disisi Tuhan YME," tulis akun @kejadiansmg, Senin (4/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tampak di lokasi sekitar pukul 12.00 WIB, truk yang terlibat kecelakaan sudah tak ada di lokasi. Korban pun telah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit.

ADVERTISEMENT

Relawan yang mengevakuasi, Budiwiryawan mengatakan, pihaknya bersama relawan gabungan langsung melakukan evakuasi korban di lokasi kejadian.

Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Ia menyebut, korban merupakan satu keluarga yang saat itu berboncengan tiga menggunakan sepeda motor.

"Untuk bapak dan ibunya ke Rumah Sakit Permata Medika. Sedangkan anak kecilnya dinyatakan meninggal dunia di lokasi, saat ini dibawa ke kamar mayat RSUP Dr Kariadi," kata Budiwiryawan di lokasi, Senin (4/5/2026).

Hal senada disampaikan sukarelawan di lokasi, Dewa (30). Ia menyebut, ada tiga orang dalam satu motor Scoopy, yakni ibu, bapak, dan anaknya yang meninggal dunia.

"Boncengan tiga, yang meninggal anaknya," kata Dewa.

Sementara itu, Pengawas Armada BLU Trans Semarang, Arief yang berada di lokasi mengaku mendengar suara benturan keras sebelum melihat para korban sudah terjatuh di jalan.

"Saya dengar suara benturan, terus lihat ke kanan sudah ada tiga orang jatuh. Anak kecil langsung meninggal seketika, bapak ibunya masih hidup," ujarnya.

Menurutnya, kecelakaan terjadi sangat cepat. Motor Scoopy itu melaju dari arah utara menuju Terminal Mangkang dan diduga terlibat tabrakan dengan truk berwarna hijau.

"Truknya kecil, biasa angkut semen, tapi saat itu tanpa muatan. Kejadiannya cepat sekali," jelasnya.

Sementara itu, detikJateng telah meminta konfirmasi pihak kepolisian. Namun hingga berita ini ditulis belum ada respons.




(alg/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads