Istri Abu Bakar Ba'asyir Sempat Operasi Amputasi Kaki Sebelum Wafat

Istri Abu Bakar Ba'asyir Sempat Operasi Amputasi Kaki Sebelum Wafat

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Senin, 04 Mei 2026 15:09 WIB
Jenazah Istri Abu Bakar Baasyir, Aisyah (Ummi Ichun), saat diangkat ke masjid untuk di salatkan, di Pondok Pesantren Islam Al-Mukmin Ngeruki, Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Senin (4/5/2026).
Jenazah Istri Abu Bakar Ba'asyir, Aisyah (Ummi Ichun), saat diangkat ke masjid untuk di salatkan, di Pondok Pesantren Islam Al-Mukmin Ngeruki, Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Senin (4/5/2026). Foto: Agil Trisetiawan Putra/detikJateng
Sukoharjo -

Istri Abu Bakar Ba'asyir, Aisyah (Ummi Ichun), sempat menjalani operasi amputasi kaki sebelum wafat. Langkah itu dilakukan karena Aisyah memiliki riwayat penyakit diabetes.

Putra almarhum, Abdul Rochim Ba'asyir (Iim) mengatakan, operasi dilakukan sekitar empat bulan yang lalu.

"Operasi amputasi itu sekitar empat bulan yang lalu. Dua bulan lalu kondisinya menurun. Sejak diamputasi kondisinya harus bed rest, karena bergerak untuk sulit," kata Iim kepada awak media di Pondok Pesantren Islam Al-Mukmin Ngeruki, Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Senin (4/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dijelaskan, Ummi Ichun sudah lama mengidap penyakit diabetes. Kondisinya kian menurun, sehingga muncul luka yang mengharuskannya dilakukan amputasi kaki.

ADVERTISEMENT

"Ummi itu penyakit gulanya hampir 30 tahunan yang lalu. Kondisinya agak beratnya 6-8 bulan ini. Kondisinya menurun sehingga harus amputasi, karena diabetes basah dia muncul luka, dari luka itu merembet ke kaki sehingga harus dipotong," ucapnya.

Selain itu, almarhumah juga sakit paru-paru, sehingga pernafasannya cukup berat. Keluarga selalu memeriksakan rutin kondisi kesehatan Aisyah.

"Ibu sudah lama punya penyakit komplikasi, gula kemudian ke paru-paru, batuk. Kemarin beliau menjalani operasi amputasi kaki juga. Sehingga proses itu sudah lama, kondisinya semakin memburuk di pernafasannya, di paru-parunya," jelasnya.

Aisyah menghembuskan nafas terakhirnya pagi tadi pukul 09.20 WIB. Saat itu, Aisyah hendak dibawa ke rumah sakit untuk melakukan kontrol.

"Tadi pagi setelah sarapan, rencana memang kami bawa ke rumah sakit. Rencana melakukan kontrol. Saat dipindahkan dari tempat tidur rumah ke ambulan, beliau wafat," pungkasnya.

Sedianya, jenazah almarhum akan dimakamkan di Pemakaman Muslim, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo pukul 15.15 WIB.




(alg/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads