Sulitnya Evakuasi Korban Kebakaran Sport Center Semarang Tanpa Mobil Tangga

Sulitnya Evakuasi Korban Kebakaran Sport Center Semarang Tanpa Mobil Tangga

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Senin, 04 Mei 2026 21:48 WIB
Proses pemadaman kebakaran di gedung Metro Sport Center, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Senin (4/5/2026) malam.
Proses pemadaman kebakaran di gedung Metro Sport Center, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Senin (4/5/2026) malam. Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng
Semarang -

Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang mengungkap kesulitan yang dirasakan saat kebakaran di Metro Sport Center, Kecamatan Semarang Selatan. Evakuasi korban terjebak di lantai tiga dilakukan secara manual tanpa menggunakan mobil tangga.

Hal itu disampaikan Kabid Operasional dan Penyelamatan Damkar Kota Semarang, Tantri Pradono. Ia menyebut, Damkar Kota Semarang tak memiliki mobil tangga sehingga penyelamatan dilakukan menggunakan crane dan tangga milik Damkar.

"(Evakuasinya) Cukup rumit karena kita enggak punya mobil tangga. Tapi alhamdulillah tidak ada kendala sama sekali. Sementara Kota Semarang tidak punya mobil tangga," kata Tantri di kompleks Sport Center, Senin (4/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kendati mengalami kesulitan, dua perempuan yang semula terjebak di lantai tiga gedung tersebut pun akhirnya dapat dievakuasi. Semua korban yang terjebak sudah dievakuasi.

ADVERTISEMENT

"Tadi ada korbannya 2 orang yang terjebak, tapi alhamdulillah sudah kita evakuasi dan korban sekarang dibawa ke rumah sakit. Tidak luka bakar, cuma karena asap," ucapnya.

Ia menyebut, korban sempat panik karena menghirup banyak asap. Namun keduanya tak mengalami luka bakar.

"Ini yang terbakar di bagian di gereja. Yang terjebak di lantai tiga. Informasinya di lantai tiga itu dibuat mess. Tapi yang terbakar tadi dari gereja," jelasnya.

Damkar pun menerjunkan tujuh unit armada damkar dan dua mobil resu. Saat ini pemadaman sudah selesai meski asap kebakaran masih tercium dari jauh.

"Kita belum tahu penyebabnya apa untuk kebakaran, misalnya dari korsleting listrik atau apa, kita belum bisa identifikasikan. Mungkin besok baru kita identifikasi ke lokasi pascakebakaran," ucapnya.

Ia menyebut, api baru berhasil dipadamkan sekitar satu jam. Namun, ia mengaku tak ada kendala, karena air bisa disuplai dari kolam renang di dalam sport center.

"Alhamdulillah untuk suplai airnya kita ngambil dari kolam renang dengan kita membawa pompa portabel," ucapnya.




(apu/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads