Jadi MVP SBY Cup 2026, Boy Arnez dari LavAni Dapat Hadiah Rp 25 Juta

Jadi MVP SBY Cup 2026, Boy Arnez dari LavAni Dapat Hadiah Rp 25 Juta

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Minggu, 17 Mei 2026 22:14 WIB
Pemain Jakarta LavAni Livin Transmedia, Boy Arnez usai meraih MVP di SBY Cup 2026, di GOR Samapta, Magelang, Minggu (17/5/2026).
Pemain Jakarta LavAni Livin' Transmedia, Boy Arnez usai meraih MVP di SBY Cup 2026, di GOR Samapta, Magelang, Minggu (17/5/2026). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng
Magelang -

Boy Arnez, outside hitter Jakarta LavAni Livin' Transmedia, terpilih sebagai Most Valuable Player (MVP) SBY Cup 2026. Atas penghargaan pemain terbaik tersebut, Boy mendapat hadiah uang tunai Rp 25 juta.

Pemain andalan LavAni itu mengatakan hadiah Rp 25 juta yang diterimanya akan dipakai untuk liburan usai menjalani jadwal kompetisi yang padat.

"Saya sih inginnya mau liburan dulu lah, bosan main voli. (Rp 25 juta mau untuk liburan?) Yap, betul," kata Boy Arnez sambil tertawa usai laga final SBY Cup 2026 di GOR Samapta, Minggu (17/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Boy sendiri tampil impresif sepanjang turnamen. Ia juga berhasil menyabet penghargaan individu, best outside hitter, dan memenangkan Rp 10 juta atas penghargaan itu.

Menurut Boy, kunci penampilannya tetap konsisten sejak Piala Liga hingga SBY Cup adalah menjaga kondisi serta kepercayaan diri saat bertanding.

ADVERTISEMENT

"(Kuncinya) Kondisi sih, kondisi ya. Kita gimana caranya buat main konsisten dan confident (percaya diri)," katanya.

Boy juga menganggap setiap pertandingan sebagai ajang latihan sehingga ia bisa bermain lebih lepas.

"Mindset-nya setiap bermain, setiap match itu saya anggap latihan," ujarnya.

Meski LavAni tampil dominan, Boy mengaku sempat mengalami momen menegangkan saat timnya kehilangan satu set dalam pertandingan sebelumnya melawan PBV Pasundan.

"(Momen menegangkan) Ada satu pertandingan yang menang 3-1, itu kalah satu-satunya mungkin," ucapnya.

Ia berharap SBY Cup bisa rutin digelar setiap tahun untuk menjaga motivasi para pemain voli di Indonesia.

"Sangat berharap (ada SBY Cup lagi). Semoga setiap tahun ada. Kalau bisa setiap bulan," kata Boy sambil tertawa.

Sementara itu kapten PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi, Fahri Septian Putratama, sukses meraih penghargaan Best Outside Hitter. Ia mengaku tetap bersyukur meski gagal membawa timnya juara SBY Cup 2026.

Fahri mengatakan, pencapaian individu tersebut tak lepas dari kerja sama seluruh rekan setimnya hingga mampu melaju ke grand final.

"Yang jelas ini berkat teman-teman juga, berkat kerja sama tim. Jadi bukan saya pribadi," kata Fahri usai pertandingan final.

Menurutnya, penghargaan individu hanya menjadi bonus dari perjuangan tim selama turnamen SBY Cup 2026 ini berlangsung.

"Achievement ini hasil kerja keras teman-teman juga. Saya terima kasih ke teman-teman," ujarnya.

Meski kalah telak 3-0 melawan LavAni, Fahri menilai timnya tetap sudah bekerja maksimal hingga mampu mencapai partai puncak. Ia mengaku kondisi fisik pemain menjadi salah satu kendala.

"Kita mungkin butuh recovery karena kemarin pertandingan cukup menguras tenaga. Jadi hari ini belum bisa maksimal," katanya.

Fahri juga mengungkap masih ada sejumlah evaluasi yang harus diperbaiki timnya, mulai dari blok, defense, hingga counter attack yang masih sering terjadi kesalahan.

Fahri juga berharap SBY Cup bisa terus digelar setiap tahun untuk memunculkan bibit-bibit muda voli Indonesia.

"Karena di sini pemain muda bisa dapat pengalaman bermain di event besar dan mungkin bisa dilirik tim nasional maupun klub Proliga," ujar Fahri.

Ia juga menilai hadiah uang tunai yang cukup besar menjadi motivasi tambahan bagi para pemain, terutama bagi anggota timnya yang sebagian besar sudah berkeluarga.

"Itu jadi spirit tersendiri buat kami. Bukan cuma soal prestasi, tapi juga ada motivasi untuk membantu kebutuhan keluarga," pungkasnya.




(dil/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads