Operasional pemberangkatan jemaah calon haji Embarkasi Solo telah selesai. Kloter 81 atau kloter terakhir telah diterbangkan ke Arab Saudi pagi hari ini tadi.
"Alhamdulillah pagi ini kita menyelesaikan operasional pemberangkatan jamaah haji dan pagi ini kita lepas kloter yang terakhir yaitu kloter 81 yang sering kita kenal dengan kloter Sapu Jagat," ujar Ketua PPIH Embarkasi Solo Fitriyanto, di Asrama Haji Donohudan, Ngemplak, Boyolalj, Kamis (21/5/2026).
Kloter pamungkas atau yang biasa disebut kloter sapu jagad ini membawa 360 jemaah gabungan dari 16 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Antara lain dari Kabupaten Boyolali, Magelang, Demak, Cilacap, Tegal, Sukoharjo, Kota Surakarta, Klaten, Jepara, Kota Tegal, Grobogan, Pati, Blora dan Wonogiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA4117 terbang dari bandara Adi Soemarmo, Boyolali menuju Jeddah, Arab Saudi sekitar pukul 08.00 WIB.
Operasional pemberangkatan jemaah calon haji Embarkasi Solo berlangsung selama satu bulan. Dari tanggal 21 April sampai 21 Mei 2026, hari ini.
Dijelaskan Fitriyanto, jumlah jemaah calon haji Embarkasi Solo yang diberangkatkan ke Arab Saudi, sebanyak 29.039 orang, termasuk petugas. Menurut dia, saat ini sudah tidak ada jemaah yang sakit di Embarkasi Solo.
"Yang sakit ini sudah selesai semuanya, sudah kita berangkatkan semuanya. Yang kemarin sakit alhamdulillah sudah layak terbang dan semuanya sudah kita berangkatkan," terangnya.
Pihaknya berharap jemaah calon haji di Arab Saudi bisa menjaga pola makan, pola istirahat dengan minum yang banyak. Sehingga jemaah ini bisa dalam kondisi tetap fit dan prima.
"Utamanya nanti menjelang puncak (haji) di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina), ini tentu butuh tenaga yang banyak, butuh energi yang besar. Sehingga tentu jemaah saat-saat ini harus banyak menyimpan tenaga untuk persiapan puncak Arafah Muzdalifah dan Mina," imbau dia.
77 Calon Haji Dipulangkan
Terdapat 77 jemaah yang batal berangkat, karena tidak istitaah kesehatannya.
Kepala PPIH Embarkasi Solo, Fitriyanto, mengatakan dari kloter 1 sampai 81, jumlah jemaah calon haji yang masuk Embarkasi Solo sebanyak 29.116 orang dan petugas. Sedangkan yang diberangkatkan ke Arab Saudi, hinggal kloter 81 total sejumlah 29.039 jemaah dan petugas. Ada selisih 77 jemaah.
"Memang ada selisih dari yang masuk asrama dengan yang kita terbangkan, karena ada satu dan lain hal, ada yang sakit dan sebagainya dan pendamping, sehingga jemaah itu kita pulangkan ke daerah," ungkapnya.
"(Yang dipulangkan ke daerah asal) Ada 77 orang, termasuk pendamping," lanjut dia.
Jemaah yang batal berangkat tahun ini, lanjut dia, akan diprioritaskan pada tahun depan. Dengan syarat memenuhi syarat istitaah kesehatan dan administrasi dan syarat administrasi lainnya.
"Insyaallah kalau tahun depan, jemaah ini memenuhi istitaah kesehatan serta memenuhi syarat administrasi lainnya, insyaallah akan kita berangkatkan di tahun 2027 yang akan datang," tegas Fitriyanto.
(afn/ahr)
