Jumlah daging kurban di Dusun Krajan di Desa Batur, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara terkenal selalu melimpah setiap tahunnya. Panitia memprediksi, tahun ini lebih banyak daging kambing dibanding sapi. Ini penyebabnya.
Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Panitia Kurban Krajan, Fauzi Santoso. Santoso mengatakan, pihaknya masih belum menghitung jumlah hewan kurban yang terkumpul.
"Belum ada (data hewan kurban) yang masuk. (Diprediksi) banyak yang tadinya kurban lembu, tahun ini pindah ke kambing," jelas Fauzi saat dihubungi detikJateng, Senin (25/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Santoso mengungkap mengapa kemungkinan banyak warga yang berkurban kambing. Dia bilang, harga seekor kambing lebih terjangkau dibanding sapi.
"Sekarang untuk harga kambing Rp 2,5 juta itu sudah bagus, sudah besar. Kalau sapi itu ya kayak sekitar paling kecil, per orang sekitar Rp 3 juta. Jadi kalau perkiraan harga sapinya sekitar Rp 28 juta," jelasnya.
Berdasarkan tahun kemarin jumlah kambing yang dikurbankan mencapai ratusan ekor. Sementara jumlah kurban sapi mencapai puluhan ekor.
"Kalau tahun kemarin kan kambingnya 280, lembunya itu 64," sebutnya.
Terlebih, lanjut Santoso, mayoritas warga di wilayahnya bekerja sebagai petani. Jika harga hasil panen anjlok, maka bakal berpengaruh terhadap penghasilan warga dan jumlah kurban.
"Kalau di sini mayoritas petani. Kalau harga sayur kurang bagus itu tetap pengaruh juga. Walaupun itu tetap mau berkurban, walaupun dengan kambing, yang biasa pakai lembu," jelasnya.
Kendati demikian, Santoso optimistis jumlah daging kurban tahun ini setidaknya menyamai tahun 2025. Adapun daging kurban di Batur pada 2025 mencapai 25 ton.
"Kalau tahun kemarin sekitar 25 ton. (Diprediksi tahun ini jumlah daging kurban setidaknya sama dengan tahun kemarin?) Iya, insyaallah," sebutnya.
Untuk persiapan kurban pada 2026 di Banjar, panitia telah menentukan tempat pengumpulan daging. Adapun proses penyembelihan hewan dilakukan di masing-masing musala hingga lapangan.
"Nanti tempat pengumpulan dagingnya di gedung Muhammadiyah. (Penyembelihan hewan kurban) Di masing-masing musala, masjid, di lapangan ada," pungkasnya.
(apl/ahr)