Geger Foto Pocong Berkeliaran di Purbalingga, Ternyata Editan Bocah

Geger Foto Pocong Berkeliaran di Purbalingga, Ternyata Editan Bocah

Anang Firmansyah - detikJateng
Selasa, 26 Mei 2026 15:05 WIB
Wakapolres Purbalingga, Kompol Agus Amjat Purnomo saat memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa (26/5/2026).
Wakapolres Purbalingga, Kompol Agus Amjat Purnomo saat memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa (26/5/2026). (Foto: Anang Firmansyah/detikJateng)
Purbalingga -

Jagad media sosial di wilayah Kabupaten Purbalingga tengah ramai isu pocong berkeliaran. Isu tersebut berhembus setelah diunggah oleh akun Instagram @infopurbalingga.id.

Dalam unggahannya, akun tersebut menampilkan informasi isu pocong di beberapa wilayah. Salah satunya terjadi di wilayah Desa Purbalingga Kidul, Kecamatan Purbalingga.

Dalam keterangannya, pemilik akun tersebut meminta masyarakat tetap tenang. Sebab isu kemunculan sosok pocong ini belum diketahui kebenarannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Menanggapi video/foto yang sedang beredar di media sosial, terkait kemunculan pocong yang meresahkan masyarakat diimbau masyarakat tetap tenang, cek fakta sebelum menyebarkan informasi dan segera melapor jika ada hal yang mencurigakan dilingkungan sekitar kepada pihak berwajib," tulis akun tersebut seperti dikutip detikJateng, Selasa (26/5/2026).

Menanggapi isu kemunculan pocong tersebut Wakapolres Purbalingga, Kompol Agus Amjat Purnomo memastikan bahwa itu adalah hoaks. Polisi menyebut foto penampakan pocong tersebut merupakan hasil editan seorang anak di bawah umur.

ADVERTISEMENT

"Bisa kami sampaikan bahwa isu pocong yang akhir-akhir ini marak di media sosial itu adalah hoaks," ujar Amjat saat ditemui.

Amjat menjelaskan, pihaknya telah beberapa kali melakukan penelusuran ke lokasi yang disebut dalam unggahan viral tersebut. Hasilnya, foto yang beredar diketahui merupakan rekayasa digital.

"Telah dilaksanakan beberapa kali penelusuran di Purbalingga Kidul. Bahwa itu adalah hasil editan dari seorang anak yang masih di bawah umur," jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan, anak tersebut mengambil foto rumah milik tetangganya lalu mengedit gambar dengan menambahkan sosok pocong sebelum diunggah dan menyebar luas di media sosial.

"Anak tersebut mengambil foto rumah dari tetangganya kemudian diedit, lalu ditambahkan pocong," katanya.

Polisi menyebut persoalan itu sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Orang tua anak tersebut juga telah diminta untuk menyampaikan permintaan maaf kepada pemilik rumah yang fotonya diedit.

"Kami sudah sampaikan kepada orang tua dari anak tersebut untuk meminta maaf kepada tetangganya yang rumahnya diedit ada pocongnya," ungkapnya.

Menurut polisi, fenomena isu pocong viral bukan hanya terjadi di Purbalingga. Kasus serupa juga sempat muncul di sejumlah daerah lain seperti Kudus dan Bekasi.

"Memang sedang ramai tidak hanya di Purbalingga. Di beberapa tempat seperti Kudus dan Bekasi juga ada. Tapi ini bisa kami sampaikan adalah hoaks karena keisengan anak-anak," terangnya.

Polisi pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan isu-isu yang belum jelas kebenarannya. Warga diminta tetap tenang dan tidak terpancing rasa takut berlebihan.

"Kami mengimbau kepada warga masyarakat Purbalingga untuk tidak termakan isu tersebut," katanya.

Selain itu, polisi mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi tindak kriminal yang bisa memanfaatkan situasi kepanikan warga.

"Jangan sampai lengah. Jangan sampai nanti ini dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Ketika kita takut kemudian lengah, malah terjadi tindak pidana lain seperti pencurian dan lain-lain," pungkasnya.




(aku/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads