Empat orang yang merupakan satu keluarga ditemukan meninggal di tempat wisata di wilayah Kledung, Kabupaten Temanggung, dimakamkan. Pemakaman berlangsung di Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang.
Pantauan detikJateng di lokasi pada Kamis (28/5/2026) sekitar pukul 17.10 WIB, tampak pelayat berkumpul di permakaman. Mereka mengenakan pakaian serba hitam.
Tampak cuaca di lokasi masih gerimis. Suara cangkul terdengar tengah menguruk jenazah yang telah masuk liang lahad.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tampak seorang lelaki membawa setumpuk bunga. Satu-persatu pelayat kemudian pulang setelah jenazah dimakamkan.
Diketahui, keempat orang tersebut masing-masing bernama Muhammad Ali Munawar (52), Maghfirah (43), Alvino Evan Hakim (16), dan Bagas Amar Hakiki (21). Para korban merupakan warga asal Desa Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang.
Di rumah duka, suasana duka menyelimuti. Pelayat juga datang silih berganti menyalami keluarga korban.
Tampak pula beberapa karangan bunga berisi ucapan duka. Salah satunya dituliskan 'Turut Berduka Cita atas Wafatnya Amar Hakiki Mahasiswa Sastra Prancis UGM 2022 Prodi Bahasa & Sastra Prancis'.
Seorang pelayat bernama Tari mengatakan keempat jenazah dimakamkan sore ini. Adapun jenazah dimakamkan di kampung Ibu dari Ali.
"Baru dimakamkan. Ini rumahnya orang tuanya Pak Ali," kata Tari saat ditemui detikJateng di rumah duka sore ini.
Tari baru mengetahui kabar duka itu dari grup WhatsApp alumni sekolah. Dia merupakan teman sekolah Ali.
"Kalau di grup sekolah tadi malam magrib,tahu kabarnya tadi pagi," katanya.
Tari menyebutkan Ali kesehariannya membuka toko grosir. "Jualan grosir," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, keempat korban ini merupakan keluarga yang terdiri dari tiga laki-laki dan seorang perempuan.
"Pada hari ini, kami dari Sat Reskrim Polres Temanggung telah melaksanakan olah TKP terkait dengan ditemukannya 4 orang meninggal dunia. Yang merupakan satu keluarga yang sedang melaksanakan wisata di salah satu tempat wisata di Kabupaten Temanggung," kata Kasat Reskrim Polres Temanggung Iptu I Komang Mahendra Deputra kepada wartawan di RSUD Temanggung, Kamis (28/5/2026).
"Semuanya ini merupakan satu keluarga keempat korban ini yang berdomisili di Desa Panjang, Ambarawa, Semarang," sambung Komang.
Komang menyebut para korban tiba di objek wisata tersebut pada Selasa (26/5) sekitar pukul 22.00 WIB. Keempatnya disebut kamping di lokasi tersebut.
"Untuk menginap, melaksanakan kamping. Pada besok harinya, Rabu (27/5), kira-kira pada pukul 11.45 WIB, petugas yang bertugas di lokasi wisata tersebut memberitahu korban untuk segera check out, karena mereka akan melaksanakan pembersihan di lokasi," ujarnya.
Jasad keempat korban ditemukan petugas yang akan membersihkan lokasi kemping. Nahas, keempat korban ditemukan sudah terbujur kaku.
"Karena tidak ada jawaban dari korban, oleh sebab itu pada pukul 15.00 WIB,petugas kembali mendatangi, dan membuka pintu dari tempat kamping. Karena tidak ada jawaban tersebut, maka setelah dibuka pintu terlihatlah keempat korban sudah kaku di lokasi kejadian (meninggal)," ujarnya.
(ahr/ahr)
