Seorang pria ditemukan meninggal dunia di kamar kos di Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang. Korban berinisial IP (44) ditemukan dalam kondisi jenazah sudah membusuk.
Informasi tersebut viral di WhatsApp grup yang berasal dari tangkapan layar unggahan di Facebook. Dikatakan seorang pria tewas di kamar kos.
"Jumat malam ini ditemukan orang mengakhiri dirinya sendiri di dalam kamar kos di Pekunden Semarang Tengah, Semarang. Belakang KFC Pandanaran," tulis unggahan tersebut, dilihat detikJateng, Jumat (29/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat dimintai konfirmasi, Kapolsek Semarang Tengah, Kompol Sugito, membenarkan adanya temuan mayat tersebut. Korban diketahui merupakan seorang pria berusia 43 tahun.
"Korban inisial IP (43), laki-laki asal Kabupaten Semarang, pekerjaan guru, ditemukan di kamar kosnya sekitar pukul 16.00 WIB oleh sesama penghuni kos," kata Sugito melalui pesan singkat kepada detikJateng, Jumat (29/5/2026).
Berdasarkan keterangan dokter forensik, korban diperkirakan meninggal satu hingga dua hari sebelum ditemukan. Namun penyebab pasti kematian belum dapat dipastikan.
"Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan jenazah akan dimakamkan oleh keluarga," ucap Sugito.
Peristiwa itu bermula ketika penghuni kos lain pulang kerja dan menanyakan keberadaan korban kepada pemilik kos. Korban disebut tidak terlihat keluar kamar sejak pagi hari.
"Saksi kemudian mengecek kamar korban menggunakan senter. Saat dicek, korban ditemukan dalam kondisi terbujur di atas kasur, bagian muka berwarna gelap," ucapnya.
Petugas kepolisian bersama tim Inafis Polrestabes Semarang kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, korban sudah mulai membusuk," jelasnya.
Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RS Kariadi Semarang untuk pemeriksaan luar. Menurut keterangan keluarga korban, korban memiliki riwayat mag.
"Korban diperkirakan sudah meninggal sejak 1-2 hari sebelum ditemukan, penyebab kematian belum diketahui," ucapnya.
(afn/alg)