Kronologi Tewasnya Bu Aminah Usai Makan Sate Kiriman Orang Misterius

Kronologi Tewasnya Bu Aminah Usai Makan Sate Kiriman Orang Misterius

Jarmaji - detikJateng
Rabu, 03 Jun 2026 08:54 WIB
Ilustrasi jenazah
Ilustrasi pemeriksaan jenazah. Foto: Thinkstock
Boyolali -

Kematian Aminah (57) warga Sindon, Ngemplak, Boyolali, usai makan sate kiriman dari orang misterius, hingga hari ini masih menjadi misteri. Pihak Kepolisian dan keluarga masih menunggu hasil autopsi dari Biddokkes Polda Jawa Tengah. Berikut kronologi kejadiannya.

Kuasa hukum keluarga almarhumah Aminah atau korban, Wiwik Dwi Habsari, mengatakan bahwa makam korban telah dilakukan ekshumasi oleh pihak Kepolisian. Saat ini penyelidikan sebab pasti kematian Almarhumah itu masih berproses.

"Mudah-mudahan nanti pihak kepolisian segera membuka tabir (penyebab kematian korban). Karena pihak kepolisian juga bertanggung jawab atas apa yang sudah menjadi tanggung jawabnya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah ada hasilnya," kata Kuasa hukum keluarga almarhumah Aminah atau korban, Wiwik Dwi Habsari, kepada detikJateng saat dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa (2/6/2026) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wiwik menyampaikan, pihak keluarga merasa ada kejanggalan dengan kematian ibunya tersebut.

ADVERTISEMENT

"Kejanggalannya karena apa? Malam sebelum peristiwa itu (korban ditemukan meninggal), kan sempat dikirimi makanan oleh seseorang," jelasnya.

Senin 18 Mei 2026

Pada malam hari, korban mendapatkan kiriman sate dari orang yang tidak dikenal. Anak korban sudah menyarankan agar sate tersebut tidak dimakan, karena tidak diketahui siapa yang mengirimnya.

"Anaknya menyampaikan bahwa, 'Ibu, untuk makanan ini jangan dimakan. Karena memang itu pengirimnya tidak jelas. Dari seseorang mana kan enggak jelas.Akhirnya Ibu menyampaikan bahwa 'ya sudah kalau memang disuruh buang iya saya buang'. Tapi awalnya sempat berucap, 'Wah, makanan enak kok enggak dimakan,' Begitu," terang Wiwik.

"Jadi putra-putranya sempat menyampaikan, 'Sudah enggak usah (dimakan) besok saya belikan saja, Bu.' Ngoten. 'Oh ya Yo wes nek ngono'," sambungnya.

Namun diduga setelah itu ibunya tetap makan sate tersebut.

Selasa 19 Mei 2026

Pada pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB, korban ditemukan sudah meninggal dunia. Kondisi korban pertama kali diketahui oleh anaknya yang datang untuk menitipkan anaknya atau cucu korban.

Anaknya menemukan ibunya sudah dalam kondisi tergeletak meninggal dunia di ruang tengah, di depan televisi.

"Jadi, yang keluarga ketahui bahwa orang tuanya pada saat itu pagi jam 7 pagi ketika anaknya mau ngantar cucunya, nitipkan cucunya ke rumah, ternyata almarhumah sudah enggak ada (meninggal), sudah terbujur kaku dengan mengeluarkan muntahan sama sedikit busa di mulut. Itu keterangannya dari tetangga yang sempat ikut mengangkat jenazah korban," imbuh dia.

Tak hanya itu, sejumlah ayam milik korban juga ditemukan mati. Diduga akibat makan sate tersebut.

"Iya. Itu pagi setelah kejadian itu memang ada ayam (milik korban) mati, kalau jumlahnya pastinya berapa kami juga kurang paham simpang siur," kata dia.

"Yang pasti kemarin pihak Forensik sudah mengambil sampel baju bekas muntahan sama satu ekor ayam yang mati," tandasnya.

Ditambahkan Wiwik, korban ini memang setiap harinya sendiri di rumah tersebut. Suaminya meninggal dunia sekitar 6 bulan lalu. Sedangkan anak-anaknya sudah berumah tangga dan bertempat tinggal di didaerah lain. Namun masih di dekat-dekat kampung rumah ibunya tersebut.




(apl/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads