Seorang siswi kelas 5 SD ditemukan tewas mengenaskan penuh luka bacok di rumahnya Dukuh Bromoasri, Dawung, Sragen, pada Jumat (5/6) sore. Siswi dengan inisial B (11) ini ditemukan ibunya masih mengenakan seragam sekolah.
Kasat Reskrim Polres Sragen, AKP Catur Agus Yudo Praseno, mengatakan ditemukan tanda-tanda kekerasan pada kematian korban. Pihaknya juga telah melakukan olah TKP.
"Ditemukan anak perempuan dalam keadaan meninggal dunia di sebuah rumah milik orang tua korban, yang mana ada temuan tanda-tanda kekerasan. Yang pertama itu. Kemudian yang kedua, untuk olah TKP ini masih berjalan dan hasil olah TKP nanti kita evaluasi tentunya dengan langkah-langkah kepolisian secara scientific crime investigation," katanya kepada awak media di lokasi kejadian, Jumat (5/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan, jasad korban ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB ketika ibunya pulang ke rumah. Saat ditemukan pertama kali, korban diketahui masih mengenakan seragam sekolah.
"Yang menemukan pertama ibu korban sekira pukul 4 sore masih mengenakan seragam," ucapnya.
Catur melanjutkan, Polres Sragen juga menggandeng Tim Biddokkes Polda Jawa Tengah untuk melakukan penanganan dan autopsi mendalam terhadap jenazah korban yang kini telah dievakuasi ke RSUD Sragen.
"Kami meminta rekan-rekan media untuk bersabar memaklumi proses ini karena penyelidikan masih berjalan. Doakan kami untuk bisa mengungkap kasus ini secepatnya," bebernya.
Sejumlah barang bukti juga turut diamankan dari rumah korban. Hanya saja, Catur enggan mengungkapkan detail barang yang dibawa.
"Kami meminta rekan-rekan media untuk bersabar memaklumi proses ini karena penyelidikan masih berjalan. Doakan kami untuk bisa mengungkap kasus ini secepatnya," tutur Catur.
Saat ini, jenazah korban dibawa ke RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen untuk dilakukan autopsi.
"Jenazah korban yang kini telah dievakuasi ke RSUD Sragen untuk dilakukan autopsi," pungkasnya.
(apu/afn)