Operasi pencarian dua remaja yang hilang akibat terseret ombak di Pantai Menganti Kisik, Kabupaten Cilacap, akhirnya dihentikan. Tim SAR Gabungan menemukan korban terakhir pada Sabtu (6/6) pagi dalam kondisi tewas.
Korban yang ditemukan adalah APS (16). Jenazah remaja tersebut ditemukan sekitar 1,6 kilometer ke arah barat dari lokasi kejadian awal.
Koordinator Tim SAR Gabungan, Fajar Wajdi, mengatakan korban ditemukan oleh penjaga Pantai Lengkong sekitar pukul 05.45 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Korban terakhir atas nama APS berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Seluruh korban telah berhasil ditemukan," kata Fajar dalam keterangannya, Sabtu (6/6/2026).
Setelah menerima laporan penemuan korban, Tim SAR Gabungan langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga.
"Tim SAR gabungan langsung menuju lokasi tempat ditemukannya korban terakhir. Selanjutnya jasad korban diserahkan ke keluarga," terang dia.
Dengan ditemukannya jasad Adiansyah pada hari ketiga operasi SAR, seluruh korban dalam peristiwa tersebut telah ditemukan dengan rincian, empat orang selamat dan dua orang meninggal dunia.
Fajar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam operasi pencarian selama tiga hari terakhir.
"Dengan ditemukannya korban terakhir, operasi SAR diusulkan ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, enam terseret ombak saat bermain di kawasan Pantai Menganti Kisik, Kabupaten Cilacap, Kamis (4/6/2026) sore. Empat orang di antaranya berhasil selamat dalam peristiwa itu. Sedangkan 2 lainnya hilang.
Tim SAR lantas melakukan operasi pencarian terhadap kedua korban yang hilang. Salah satu korban, Wisnu (16) ditemukan pada Jumat (5/6) malam. Sedangkan APS akhirnya ditemukan pagi ini.
(ahr/ahr)