Detik-detik Pilu Wanita Sragen Temukan Jasad Anaknya Tewas Dibunuh Rampok

Detik-detik Pilu Wanita Sragen Temukan Jasad Anaknya Tewas Dibunuh Rampok

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Sabtu, 06 Jun 2026 13:34 WIB
Ibu Bilqis, Dewi Sri Lestari, saat diwawancarai di rumahnya di Dukuh Bromoasri, Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Sabtu (6/6/2026).
Ibu Bilqis, Dewi Sri Lestari, saat diwawancarai di rumahnya di Dukuh Bromoasri, Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Sabtu (6/6/2026). Foto: Agil Trisetiawan Putra/detikJateng
Sragen -

Siswi SD di Sragen bernama Bilqis (11) ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di rumahnya yang berada di Dawung, Kecamatan Jenar, Sragen. Jasad bocah itu ditemukan sendiri oleh ibunya, Dewi Sri Lestari (34) sepulang kerja.

Dewi menceritakan BeritaKlik-BeritaKlik dia menemukan jasad anaknya sepulang kerja pada Jumat (5/6/2026) sore. Saat itu rumahnya tertutup rapat.

"Saya baru pulang kerja, mau masuk ada gembok, pintu posisi ditutup rapat, tapi gemboknya tidak terkunci. Setelah itu saya masuk, kunci gembok ada di dalam rumah di atas meja," kata Dewi kepada awak media, Sabtu (6/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat masuk rumah, Dewi mencoba memanggil putrinya, namun tidak ada jawaban. Dewi kemudian mendapati putrinya tidur di kasur ruang tengah, dan coba ia bangunkan.

ADVERTISEMENT

Berapa kagetnya Dewi mendapati anaknya sudah tewas bersimbah darah. Anaknya ditemukan tengkurap, dan setengah badannya tertutup selimut.

"Aku memanggil anakku, lalu aku bangunin. Aku panggil Bilqis Bilqis, bocahnya diam, apa sakit ya cuma diam pakai selimut kakinya setengah badan. Aku buka dikit-dikit banyak darahnya di kakinya, sprei dan selimut juga banyak darah," ucapnya.

Dewi langsung keluar dan teriak-teriak meminta pertolongan warga sekitar. Salah seorang tetangga yang mendengar langsung mendatangi Dewi, dan melihat kondisi Bilqis. Kasus ini kemudian dilaporkan ke Kades setempat yang diteruskan ke pihak kepolisian.

Saat pendalaman, diketahui sejumlah harta benda di dalam rumah juga ikut raib. Yakni, motor jenis Honda Vario, dan satu unit handphone milik korban.

"(Yang hilang) Motor dan HP anakku. Motor dipakai anak sekolah dan main. Motor lama, beli bekas," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, arga Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Sragen digegerkan oleh penemuan jasad seorang bocah perempuan berusia 11 tahun di dalam rumahnya. Korban yang diketahui berinisial B (11), seorang siswi kelas 5 SD, ditemukan tewas mengenaskan dengan kondisi tubuh penuh luka.

Kepala Desa Dawung, Aris Sudaryanto, mengonfirmasi adanya peristiwa dugaan penganiayaan berat tersebut. Sepeda motor milik orang tua korban juga dilaporkan hilang dari lokasi kejadian.

Aris menceritakan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh ibu kandungnya sendiri, Dewi, sepulang bekerja dari pabrik rokok sekitar pukul 16.00 WIB.

"Ibunya pulang kerja sekitar jam 4 sore, lalu histeris (melihat kondisi anaknya). Mendengar itu, Mbah Wadi (warga sekitar) datang melihat, lalu langsung melapor ke RT dan diteruskan ke saya," ujar Aris saat ditemui di lokasi kejadian, Jumat (5/6/2026) malam.

Saat dirinya tiba di lokasi, kondisi rumah sudah ramai. Ia langsung bergegas masuk dan mendapati korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan luka parah di beberapa bagian tubuhnya.

"Kondisi jenazah banyak bekas bacokan, di bagian tangan dan muka. Bahkan mukanya sudah tidak berbentuk. Di lantai juga banyak bekas telapak kaki, kondisinya (darah) sudah kering. Karena itu, langsung saya suruh warga keluar semua dan melarang ada yang memfoto," jelasnya.

Menurut Aris, saat kejadian korban berada di rumah seorang diri. Kedua orang tuanya diketahui sedang pergi bekerja sejak pagi hari. Lingkungan sekitar rumah korban juga cenderung sepi saat siang hari karena mayoritas tetangga bekerja sebagai petani tebu dan pedagang.

"Korban ini anak tunggal, anak bawaan dari ibunya. Ayah kandungnya sudah meninggal, lalu ibunya menikah lagi dengan Pak Sukardi. Mereka juga baru sekitar 3 bulan pindah dan menempati rumah baru ini," tambah Aris.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Pembunuh Karyawati Koperasi di Pasangkayu Divonis Penjara Seumur Hidup"
[Gambas:Video 20detik]
(ahr/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads