Viral Rusa di Taman Sriwedari Solo Mengais Makan dari Tempat Sampah

Viral Rusa di Taman Sriwedari Solo Mengais Makan dari Tempat Sampah

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Sabtu, 06 Jun 2026 17:59 WIB
Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani, saat meninjau rusa di Taman Sriwedari, Kota Solo, Sabtu (6/6/2026).
Rusa di Taman Sriwedari, Kota Solo, Sabtu (6/6/2026). Foto: Agil Trisetiawan Putra/detikJateng
Solo -

Viral koleksi satwa rusa yang berada di Taman Sriwedari, Kota Solo, mengais makanan dari tempat sampah. Pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta kemudian turun tangan untuk melakukan penanganan.

Momen tersebut sempat diabadikan pengunjung dan diunggah di media sosial Threads. Dalam postingan akun Threads bobbypratm, ada tiga foto yang menunjukkan foto makanan dan tiga foto rusa koleksi di Taman Sriwedari.

"tadi makan mie di miesaerah57, lokasinya ada di Sriwedari, Surakarta. Pas udah slese makan, agak kaget & miris sih ada rusa yang mengorek2 tempat sampah buat cari makan. Si rusa ternyata makan sampah. Sebagai orang yang jarang ke Surakarta, jujurly aku agak shock sih wkwkwkwkwkwk apakah se tidak terurus itu rusa disana?," tulis akun bobbypratm, seperti yang dilihat detikJateng, Sabtu (6/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Postingan tersebut sempat viral dan direspon oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Solo. Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani, meninjau langsung kawasan Taman Sriwedari untuk memastikan kondisi satwa sekaligus mengevaluasi pengelolaan kawasan wisata tersebut.

ADVERTISEMENT
Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani, saat meninjau rusa di Taman Sriwedari, Kota Solo, Sabtu (6/6/2026).Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani, saat meninjau rusa di Taman Sriwedari, Kota Solo, Sabtu (6/6/2026). Foto: Agil Trisetiawan Putra/detikJateng

Astrid juga melakukan rapat koordinasi bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup, serta unsur terkait untuk mengambil langkah penataan kawasan ke depan. Sebab, pengelolaan kawasan Taman Sriwedari harus ditingkatkan baik dari aspek kebersihan, kenyamanan pengunjung, maupun kesejahteraan satwa.

"Banyak masukan dari masyarakat terkait kondisi yang ada saat ini, termasuk perlunya penataan yang lebih baik dan pengembangan penangkaran agar rusa tetap berada di area yang nyaman, aman, dan lingkungannya bersih. Ini menjadi perhatian kami bersama," kata Astrid.

Astrid mengatakan penataan lahan diperlukan, agar rusa koleksi di Taman Sriwedari merasa nyaman, aman, dan lingkungannya bersih. Saat ini, ada 31 ekor rusa di sana yang perlu perhatian rutin.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Solo, Maretha Dinar Cahyono, menambahkan jika rusa di Taman Sriwedari selama ini mendapatkan perawatan dari penjaga, dan pemantauan kesehatan secara rutin dari dokter hewan.

"Kami selalu menyiapkan dokter hewan untuk memantau kesehatan rusa secara berkala. Selain itu, kami juga melakukan pelaporan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam setiap tiga bulan sekali sebagai bagian dari pengelolaan penangkaran yang telah memperoleh izin sejak November 2025," ujar Maretha.

Pembuatan penangkaran rusa di kawasan tersebut akan menjadi opsi untuk menjaga dan meningkatkan daya tarik wisatawan. Konsep yang disiapkan adalah menyediakan ruang hidup yang lebih tertata dan aman bagi satwa, namun tetap memungkinkan masyarakat untuk berinteraksi dan memberi pakan sesuai ketentuan.

"Kami tangkarkan dan memberikan ruang hidup lebih bebas bagi mereka, namun mobilitasnya tidak sampai ke mana-mana. Jadi ada satu ruang khusus dalam kawasan penangkaran di mana masyarakat masih bisa memberikan makan, tetapi di sisi lain hewan ini tidak bisa keluar dari wilayah penangkaran sehingga risiko seperti mendekati tempat sampah dapat diminimalkan," pungkasnya.




(alg/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads