Mak Jegagik! Ular Pucuk Nongol di Gudang Bikin Panik Emak-emak di Semarang

Mak Jegagik! Ular Pucuk Nongol di Gudang Bikin Panik Emak-emak di Semarang

Muhammad Iqbal Al Fardi - detikJateng
Senin, 08 Jun 2026 17:03 WIB
Petugas Damkar Kota Semarang saat mengevakuasi seekor ular hijau di Kelurahan Sekaran, Kecamatan Gunungpati.
Petugas Damkar Kota Semarang saat mengevakuasi seekor ular hijau di Kelurahan Sekaran, Kecamatan Gunungpati. (Foto: dok. Damkar Kota Semarang)
Semarang -

Seekor ular hijau atau ular pucuk (Ahaetulla) tetiba muncul di sebuah gudang di rumah warga di Kelurahan Sekaran, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Reptil tersebut ditemukan saat pemilik rumah hendak mengambil jemuran di gudang.

Proses evakuasi ular itu diunggah oleh akun TikTok @damkar_semarang, Sabtu (6/6). Dalam video tampak petugas mengevakuasi ular dari gudang rumah milik warga bernama Sutrianah tersebut.

Petugas Damkar menggunakan capit untuk mengevakuasi ular hijau. Ular tersebut berada di sebuah ruangan penuh tumpukan tripleks.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Petugas menggunakan sebuah tangga karena ruangan kecil itu berada tepat di bawah plafon rumah. Kini, hewan itu telah diamankan di Mako Damkar Kota Semarang di Kecamatan Semarang Barat.

ADVERTISEMENT

Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Tantri Pradono, peristiwa itu terjadi pada Selasa (26/5) sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu pemilik rumah hendak mengambil pakaian yang telah kering di jemuran.

"Di belakang di gudang itu kan ada tumpukan-tumpukan jemuran pakaian-pakaian yang sudah kering. Di situ, dia melihat dia kok di atas ada ular kan," kata Tantri saat dihubungi detikJateng, Senin (8/6).

Adapun ular itu ditemukan di tumpukan kardus dan triplek. Ketakutan melihat satwa tersebut, wanita itu melapor ke Damkar Kota Semarang.

"Pada saat itu ada laporan terus kita menuju ke lokasi di daerah Gunungpati ada ular hijau. Tapi itu ularnya sebenarnya nggak berbisa, tapi cuma karena kalau orang melihat ular itu pasti takut," ucap Tantri.

Reptil sepanjang satu meter itu dievakuasi oleh personel Damkar dengan menggunakan sebuah tongkat capit. Prosesnya pun tidak ada kendala.

Kemudian, Tantri mengatakan, pihaknya mengedukasi pemilik rumah bahwa ular hijau tidak berbisa. "Setelah itu kita berikan edukasi bahwa ular ini jenisnya ular yang tidak berbisa," pungkasnya.




(aku/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads