Viral Lansia di Sragen Temukan Dompet dan Minta Tebusan Rp 1 Juta ke Pemilik

Viral Lansia di Sragen Temukan Dompet dan Minta Tebusan Rp 1 Juta ke Pemilik

Tara Wahyu NV - detikJateng
Selasa, 09 Jun 2026 13:57 WIB
Ilustrasi konten viral
Ilustrasi viral. Foto: Shutterstock
Sragen -

Viral di media sosial sepasang lansia penjual siomay meminta uang kepada pemilik dompet yang mereka temukan di Sragen. Polisi sampai turun tangan untuk menengahi kejadian tersebut.

Video yang virak itu sempat dibagikan oleh akun Instagram @icws_infocegatanwilayahsragen. Dari keterangan unggahan dompet tersebut milik warga bernama Ahmad Baharu. Dari video yang beredar, lansia bernama Samini dan suaminya meminta sejumlah uang untuk mengembalikan dompet tersebut.

"Dompet jatuh di parkiran Alfamart, ketika dicek CCTV ternyata ditemukan oleh mbah-mbah penjual siomai ini. Di dompet ada surat-surat penting & uang sejumlah 400 ribu. Ketika dompet mau diambil pemilik, mbah ini minta tebusan 1 juta baru dompetnya akan dikembalikan. Padahal uang di dompet sudah diikhlaskan diambil semua tidak apa-apa, tapi mbahnya ngotot minta tambahan uang. Karena pemilik dompet tidak punya uang selain yang ada di dompet, akhirnya dompet itu tetap dibawa sama mbahnya. Kejadian di Sumberlawang, Sragen," tulis akun tersebut seperti dikutip detikJateng, Selasa (9/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengenai kejadian tersebut, Kapolsek Sumberlawang, AKP Sudarmaji membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (7/6).

Dirinya mengatakan kejadian bermula saat pemilik dompet bernama Ahmad Baharu sedang menunggu istrinya berbelanja di depan Indomaret Mojopuro, Sumberlawang. Setelah selesai, korban pergi ke Pasar Sumberlawang untuk kembali berbelanja.

ADVERTISEMENT

"Namun, saat hendak membayar, ia baru menyadari bahwa dompetnya telah hilang. Korban kemudian kembali ke Indomaret dan meminta pihak toko untuk membuka rekaman CCTV. Dari sana terlihat dompet tersebut diamankan oleh sepasang Mbah-mbah (lansia) penjual siomay," ujar AKP Sudarmaji saat dihubungi detikJateng, Selasa (9/6/2026).

Korban bersama kerabatnya kemudian mencari keberadaan penjual siomay tersebut dan berhasil menemukannya di wilayah Hadiluwih, Sumberlawang. Saat diminta mengembalikan, sepasang lansia tersebut menyerahkan dompet yang dibungkus plastik, namun isinya sudah tidak lengkap.

"Terus di situ, itu memang gandeng (karena) dia punya dasar di rekaman CCTV, dia meminta. Diminta surat-suratnya. Nah, di dalam dompet itu kan isinya ada STNK, KTP, uang, sama surat-surat yang lain," ungkapnya.

Terkait narasi viral yang menyebutkan sang lansia sempat meminta uang imbalan, AKP Sudarmaji membenarkan hal tersebut. Uang senilai Rp 400 ribu yang ada di bagian luar dompet akhirnya diberikan kepada sang nenek penjual siomay karena ia terus meminta uang.

"Memang benar meminta uang, karena uang Rp 400 ribu itu ada di dalam dompet yang posisinya di luar (mudah terlihat), akhirnya diberikan ke Mbahnya. Sempat minta tambah, tapi tidak diberi karena memang uangnya tinggal itu," jelas Sudarmaji.

Sementara itu, sisa isi dompet seperti STNK dan uang tunai lainnya yang ditaksir totalnya mencapai Rp 1,3 juta diakui sang lansia telah jatuh di jalan saat mereka berkendara menggunakan sepeda onthel. Barang yang berhasil diselamatkan dan dikembalikan hanya berupa KTP, BPJS, dan beberapa kartu identitas lainnya.

"Jatuhnya di mana enggak tahu. Keterangan yang Mbah laki juga sama, yang perempuan juga sama. Akhirnya juga tak sampaikan kepada pemilik dompet. STNK jatuh di dalam kantong-kantong itu kan juga ada uang. Kantong-kantong itu ada uang. Kalau enggak salah tadi keterangan dari pihak pemilik dompet itu Rp 1,3 juta atau berapa itu," jelasnya.

Pihak Polsek Sumberlawang sendiri telah mendatangi kediaman kedua belah pihak untuk melakukan mediasi. Dari hasil pertemuan tersebut, diketahui bahwa sang nenek penjual siomay, Mbah Samini, memang mengalami kendala komunikasi dan kondisi psikologis atau stres yang sudah dimaklumi oleh warga sekitar.

"Mbah yang perempuan ini kalau diajak bicara agak kurang nyambung omong A jawab Z, dan suaminya juga tidak bisa banyak mendebat. Warga sekitar pun sudah tahu kalau perilakunya memang agak unik dan suka semaunya sendiri," kata Kapolsek.

Melihat kondisi tersebut, pemilik dompet memilih untuk berlapang dada dan mengikhlaskan sisa uang serta STNK-nya yang hilang di jalan.

"Kedua belah pihak sudah bertemu dan sepakat berdamai. Pemilik dompet sudah mengikhlaskan dan menyatakan tidak ada masalah lagi. Video yang sempat viral di media sosial juga akan segera diturunkan (take down)," pungkas AKP Sudarmaji.




(alg/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads