Identitas mayat wanita yang ditemukan di semak-semak pinggir jalan raya Lingkar Weleri, Desa Payung, Kecamatan Weleri, Kendal, siang tadi sudah terungkap.
Wanita itu diketahui bernama Lutfiana, warga Kelurahan Sukodono, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal. Identitas itu terungkap dari hasil pemeriksaan sidik jarinya.
"Memang identitas korban berhasil terungkap atas nama Lutfiana warga Kelurahan Sukodono, Kecamatan Kendal. Jadi setelah kami ambil sidik jarinya, kami dapatkan data tersebut," kata Kapolsek Weleri AKP Yulianto saat dihubungi detikJateng, Minggu (14/06/2026) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi kemudian meminta pihak keluarga Lutfiana ke RS Bhayangkara Semarang malam ini.
"Pihak keluarga korban sudah kami hubungi dan saat ini juga sudah kami minta untuk mencocokkan apakah korban benar anggota keluarganya," ujar dia.
Yulianto menerangkan, pihak keluarga termasuk suami korban sudah mengecek dan memastikan bahwa mayat tersebut merupakan anggota keluarganya.
"Tadi saya menerima laporan dari anggota yang di RS Bhayangkara, bahwa pihak keluarga dan suami korban sudah mengakui bahwa jasad tersebut benar istrinya," ungkapnya.
"Untuk penyebab kematian korban, kami masih menunggu hasil autopsinya," imbuh dia.
Suami korban, Ahmad Trimulyono dan keluarganya tiba di RS Bhayangkara sekitar pukul 20.00 WIB. Mereka langsung menuju ruang autopsi.
"Benar pak, itu jasad istri saya dan saya hafal betul. Istri saya namanya Lutfiana dan punya baju yang dipakainya," kata Ahmad kepada detikJateng, malam ini.
Ahmad menjelaskan, istrinya menghilang tanpa kabar sejak Kamis (11/6) lalu. Komunikasi terakhir dengan keluarga pada Kamis (11/6) malam.
"Dia (korban) sudah menghilang empat hari ini, sejak hari Kamis lalu. Saya sempat komunikasi terakhir chat WA pada Kamis malamnya," jelasnya.
Setelah itu nomor kontak Lutfiana sudah tidak bisa dihubungi lagi.
"Ya setelah Kamis malam itu nomornya sudah tidak bisa dihubungi lagi. Saya tadi sore dihubungi pihak kelurahan bahwa istri saya ditemukan meninggal," terangnya.
Rencananya, usai diautopsi, jenazah Lutfiana akan langsung dimakamkan di pemakaman umum setempat.
Diberitakan sebelumnya, warga Desa Payung, Kecamatan Weleri, Kendal, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan yang tergeletak di pinggir jalan lingkar Weleri jalur Batang-Semarang, siang tadi.
Mayat yang ditemukan pada Minggu (14/6) sekitar pukul 12.30 WIB itu dalam kondisi masih berpakaian lengkap. Yaitu memakai kaus bergaris warna putih dan merah muda, sweater warna coklat, dan celana panjang jin warna biru.
Salah seorang warga Desa Payung, Agus, mengatakan mayat wanita itu sudah mengalami pembusukan pada bagian wajah.
"Mayatnya masih pakai baju lengkap, tapi wajahnya agak membusuk," kata Agus kepada detikJateng, Minggu (14/06/2026).
Kanit Reskrim Polsek Weleri Ipda Agus Effendi mengatakan, di sekitar mayat wanita itu tidak menemukan kartu identitas. Diperkirakan wanita itu meninggal sudah sejak empat hari lalu.
"Di sekitar lokasi, kami tidak menemukan identitasnya. Bagian wajahnya memang sudah mulai membusuk, perkiraannya meninggal empat hari yang lalu," jelasnya.
Inafis sudah melakukan olah TKP dan membawa jenazah korban ke RS Bhayangkara Semarang. Nanti akan dilakukan autopsi," imbuhnya.
Ipda Agus menjelaskan, mayat wanita itu berusia sekitar 30 tahun.
"Kalau ciri-cirinya korban itu usianya sekitar 30 tahunan, rambutnya panjang, pakai kaos garis warna pink dan putih, jaket sweater warna coklat dan celana panjang jeans warna biru," ungkapnya.
Polisi juga melakukan penyisiran di lokasi kejadian untuk mencari barang milik wanita itu yang bisa dijadikan barang bukti.
"Kami masih sisir TKP untuk mencari barang bukti lainnya. Sementara kasusnya ditangani Polsek Weleri dan Polres Kendal," kata dia.
(dil/dil)
