Keberadaan eks Kiper Persiku Kudus, Nuri Agus, telah menemui titik terang. Warga Karanganyar itu ditemukan di kawasan Bantul, Jogja.
"Setelah berkelana 8-9 hari ini, sudah ada titik temu di daerah Bantul, Jogja. Kebetulan, yang menemukan pertama teman saya," kata Kakak Nuri, Barep Wahyudi, saat dihubungi awak media, Selasa (16/6/2026).
Barep mengatakan, adiknya saat ini masih berada di Bantul. Dia memberikan waktu kepada adiknya untuk menenangkan diri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masih di area Bantul, sudah tak suruh teman psikolog untuk mendampingi biar aman, tenang, dan coolingdown. Dia butuh tenang katanya saat ini," ucapnya.
Barep mewakili keluarga menyatakan permohonan maafnya atas kegaduhan yang terjadi akibat adiknya sempat pergi dari rumah tanpa kabar.
Namun dia memastikan, adiknya pergi dari rumah tidak berkaitan dengan hal negatif yang dilakukan. Namun murni untuk menenangkan diri karena tengah terguncang akibat cedera yang tengah diderita.
"Saya pribadi mewakili keluarga Nuri miminta maaf atas kegaduhan yg selama ini beredar di media sosial. Dan berterima kasih atas atensi, dan doa-doa baik teman-teman semuanya. Semoga kejadian ini dapat menjadikan hikmah yang baik di kemudian hari, maturnuwun," pungkasnya.
Hilang Lebih dari Sepekan
Diberitakan sebelumnya, Eks Kiper Timnas U-23 itu memutuskan keluar rumah dengan meninggal HP, membawa sejumlah pakaian, dan tanpa pamitan pada Senin (8/6) pukul 09.30 WIB. Nuri memasang ojek online hingga ke kawasan Purwosari, Kota Solo.
Diketahui, Nuri ke Temanggung menuju ke rumah salah satu temannya yang dulu pernah bermain satu klub di Madura United. Barep kemudian datang ke Temanggung, namun Nuri sudah pergi lagi.
"Dia mengatakan dua hari di tempatnya, dan memang tidak bawa HP karena ingin refreshing. Kebetulan temannya itu juga cedera mau terapi ke arah Magelang. Nuri ikut, tapi minta diturunkan di pinggir jalan dekat Artos," kata Barep saat dihubungi detikJateng, Jumat (12/6/2026).
Usai terapi, dan akan menjemput Nuri, rekannya kehilangan jejak hingga sekarang. Terlebih Nuri tidak bawa HP sehingga keberadaannya sulit diketahui. Barep mengatakan, rekannya hanya mengira Nuri ingin jalan-jalan.
Barep mengatakan sempat kehilangan jejak di Magelang. Dia telah meminta bantuan ke teman-temannya untuk membantu mencari Nuri.
(afn/alg)
