- Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Muharram 2026 Versi Pemerintah dan Muhammadiyah Versi Nahdlatul Ulama (NU)
- Niat Puasa Ayyamul Bidh Muharram 2026 Sekaligus Senin
- Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh dan Senin Bulan Muharram 1. Seperti Puasa Setahun Penuh 2. Menghilangkan Penyakit di Hati 3. Pahala Berlipat Ganda 4. Puasa Paling Utama Setelah Ramadan 5. Mengikuti Sunnah Nabi SAW
Ayyamul Bidh secara bahasa berarti hari-hari yang putih. Istilah ini merujuk pada pertengahan bulan ketika Bulan tengah bersinar terang pada malam hari, memantulkan cahaya Matahari. Pada momen itu, Nabi Muhammad SAW menyunnahkan umat Islam untuk berpuasa sebanyak 3 hari.
Dirujuk dari buku Bidadari yang Dirindukan Surga: Karena Surga Tak Hanya untuk Laki-laki oleh Danierra Primadani, 3 hari paling utama untuk puasa Ayyamul Bidh adalah tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah. Dasarnya adalah hadits:
"Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam biasa memerintahkan pada kami untuk berpuasa pada Ayyamul Bidh, yaitu 13, 14, dan 15 (dari bulan Hijriah). Dan beliau bersabda, 'Puasa Ayyamul Bidh itu seperti puasa setahun.'" (HR Abu Dawud dan an-Nasa'i dengan derajat shahih)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Besok Senin, 29 Juni 2026, termasuk satu dari tiga tanggal terbaik puasa Ayyamul Bidh. detikers dapat memanfaatkannya untuk puasa Ayyamul Bidh sekaligus Senin sehingga manfaatnya lebih maksimal.
Berencana mengerjakan? Simak niat dan serba-serbinya di bawah ini, yuk!
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Muharram 2026
Tahun ini, terdapat perbedaan penetapan awal Muharram di Indonesia. Alhasil, muncul 2 versi tanggal terbaik puasa Ayyamul Bidh.
Pemerintah dan Muhammadiyah menetapkan 1 Muharram 1448 H jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. Sementara itu, NU meneken 1 Muharram 1448 H pada Rabu, 17 Juni 2026.
Dua versi tanggal puasa Ayyamul Bidh-nya adalah:
Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
- Minggu, 28 Juni 2026/13 Muharram 1448 H: Puasa Ayyamul Bidh ke-1
- Senin, 29 Juni 2026/14 Muharram 1448 H: Puasa Ayyamul Bidh ke-2
- Selasa, 30 Juni 2026/15 Muharram 1448 H: Puasa Ayyamul Bidh ke-3
Versi Nahdlatul Ulama (NU)
- Senin, 29 Juni 2026/13 Muharram 1448 H: Puasa Ayyamul Bidh ke-1
- Selasa, 30 Juni 2026/14 Muharram 1448 H: Puasa Ayyamul Bidh ke-2
- Rabu, 1 Juli 2026/15 Muharram 1448 H: Puasa Ayyamul Bidh ke-3
Sebagai catatan, meski tanggal terbaik Ayyamul Bidh memang pada 13, 14, dan 15 bulan Hijriah berjalan, umat Islam diperkenankan mengerjakannya pada tanggal-tanggal lain. Boleh secara berurutan maupun terpisah-pisah.
Niat Puasa Ayyamul Bidh Muharram 2026 Sekaligus Senin
Niat adalah tiang ibadah dalam syariat Islam. Tanpa niat di hati, ibadah sama saja dengan kegiatan biasa yang tidak bernilai.
Menariknya, puasa Ayyamul Bidh dan Senin dapat dikerjakan berbarengan karena sama-sama berhukum sunnah. Dengan seizin Allah SWT, pahala yang didapat pun ganda.
Bagi detikers yang mengikuti pendapat sunnah membaca niat, begini bacaannya:
نَوَيْتُ صَوْمَ سُنَّةِ الْإِثْنَيْنِ وَأَيَّامِ الْبِيضِ لِلَّهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitu shauma sunnatil itsnaini wa ayyāmil bīḍi lillāhi ta'ālā.
Artinya: "Aku berniat melaksanakan puasa sunnah hari Senin dan puasa Ayyamul Bidh karena Allah Ta'ala."
Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh dan Senin Bulan Muharram
Puasa Ayyamul Bidh dan Senin memiliki keutamaan masing-masing. Berhubung keduanya dikerjakan pada bulan Muharram, keutamaannya semakin besar lagi. Berikut beberapa, dilansir buku Catatan Fikih Puasa Sunnah oleh Hari Ahadi:
1. Seperti Puasa Setahun Penuh
Puasa Ayyamul Bidh sebanyak 3 hari tiap bulan bak puasa setahun penuh pahalanya. Hal ini disampaikan langsung oleh Nabi SAW:
صَوْمُ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ صَوْمُ الدَّهْرِ كُلِّهِ
Artinya: "Puasa sebanyak tiga hari di setiap bulan pahalanya seperti puasa setahun penuh." (HR Bukhari nomor 1979)
2. Menghilangkan Penyakit di Hati
Selain pahala berlimpah, puasa Ayyamul Bidh yang rutin dikerjakan dapat membantu membersihkan penyakit di hati. Rasulullah SAW bersabda:
صوم شهر الصبر وثلاثة أيام من كلِّ شهر : يُذهبنَ وحَرَ الصدر
Artinya: "Berpuasa pada bulan sabar (Ramadhan) dan tiga hari setiap bulan, bisa menghilangkan wahr di dada." (HR Ahmad nomor 23070 dan al-Bazzar nomor 1057 dengan derajat shahih)
3. Pahala Berlipat Ganda
Muharram merupakan 1 dari 4 bulan haram (terhormat). Itu artinya, puasa dan beramal baik padanya akan diberi ganjaran pahala yang lebih besar. Namun, itu juga berarti, dosa diberi balasan yang lebih dahsyat pula.
4. Puasa Paling Utama Setelah Ramadan
Tahukah detikers, puasa pada bulan Muharram adalah puasa yang paling utama setelah Ramadhan. Itu berarti, termasuk puasa Tasua, Asyura, Ayyamul Bidh, hingga Senin-Kamis. Dasarnya adalah sabda Nabi SAW:
أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ
Artinya: "Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah - Muharram. Sementara sholat yang paling utama setelah sholat wajib adalah sholat malam." (HR. Muslim no 1163)
5. Mengikuti Sunnah Nabi SAW
Mengerjakan puasa pada hari Senin berarti mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW. Dan Nabi Muhammad SAW adalah sebaik-baik teladan bagi umat Islam. Dasar kebiasaan Rasulullah puasa hari Senin adalah:
كَانَ رَسُولَ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - يَتَحَرَّى صِيَامَ . الاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ
Artinya: "Rasulullah biasa memilih untuk berpuasa sunnah pada hari Senin dan Kamis." (HR an-Nasa'i no 2360 dan Ibnu Majah no 1739 dengan derajat shahih)
Demikian, niat puasa Ayyamul Bidh Muharram 2026 sekaligus Senin dan keutamaannya. Semoga bermanfaat, ya, detikers!
(num/apu)
