Kecelakaan yang melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Tentara Pelajar, Kelurahan Lamper Kidul, Kecamatan Semarang Selatan. Salah satu pemilik kendaraan pun kabur dan belum tertangkap.
Pantauan detikJateng di Jalan Tentara Pelajar tepatnya di depan Richeese, Minggu (28/6/2026) pukul 19.20 WIB, tampak mobil hitam Hyundai dengan nomor polisi B 2543 AIC menabrak mobil silver Splash dengan nopol H 1716 DM. Bodi kedua mobil itu ringsek parah di bagian depannya.
Tampak roda mobil Hyundai terlepas dan kaca kedua mobil juga pecah. Lalu lintas pun sempat ditutup dan dialihkan ke kawasan Sompok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terlihat di kolong mobil Splash silver ada motor Honda Beat hitam K 5932 BZC sedangkan motor Vario dengan nopol H 5715 MC dan motor CB 150 X nopol DR 4500 EL sudah dipinggirkan.
Berdasarkan informasi terdapat enam korban terluka dan telah ditangani relawan dengan empat unit ambulans. Dua mobil derek tampak sudah evakuasi dua mobil di lokasi.
Salah satu saksi mata, Hanifah (27), mengatakan saat itu dirinya melaju dari barat ke timur di belakang mobil Splash pukul 18.30 WIB.
"Saya habis Maghrib itu mau makan nasi padang di dekat SMA Muhammadiyah. Nah lampu merah Cinde itu kan berhenti, depan saya itu mobil Splash, posisinya di tengah antara motor Beat dan Vario," kata Hanifah kepada detikJateng di lokasi.
Saat itu, ia melihat mobil Hyundai hitam mengebut dari arah berlawan. Ia menduga, mobil yang diduga terlibat tabrak lari di sekitar Rumah Makan Padang yang berjarak 350 meter dari lokasi itu hendak putar balik.
"Mobil hitam itu posisinya adalah dia mau sepertinya kayak mau putar balik. Orang-orang bilangnya mobil itu sudah mulai menabraki orang dari warung Padang," ucalnya.
"Di situ kan ada orang yang menyeberang, itu juga katanya ngejar. Lah kebetulan ngepasi ada Splash dan motor itu, jadi tabrak beruntun," lanjutnya.
Hanifah yang melihat langsung insiden itu pun lantas menghubungi pihak kepolisian. Ia menyebut pengendara mobil hitam telah kabur saat pihak kepolisian datang 15 menit setelah kejadian.
"Kata orang-orang kabur (sopir mobil hitam) dan juga katanya orang-orang posisinya mabuk gitu. Jadi ini kayaknya masih dicari," ucapnya.
"Kondisinya peleknya kan hancur, bannya juga lepas. Evakuasinya agak sulit karena posisi pengendara motor itu terjepit dan untunglah masih selamat," lanjutnya.
Kecelakaan beruntun di Jalan Tentara Pelajar, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Minggu (28/6/2026). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng |
Sementara itu, salah satu pengendara motor lainnya, Angga (39) mengatakan, mobil hitam tampak mengebut dari arah Kedung Mundu dan melaju tidak terkontrol.
"Jadi mobil hitam sudah nggak terkontrol, langsung nabrak mobil putih. Tapi mobil hitam itu sudah nabrak motor lain di Muhammadiyah, malah kabur terus nabrak mobil sampai mental, terus langsung kabur," ucap Angga.
Saat dimintai konfirmasi, Kanit Laka Satlantas Polrestabes Semarang, AKP Untung membenarkan adanya insiden tersebut.
"Kecelakaan motor sama mobil. Iya (pengendara Hyundai kabur), tapi mobilnya sudah diamankan dulu," ucap Untung melalui pesan singkat kepada detikJateng.
Pantauan pukul 19.46 WIB seluruh kendaraan telah dievakuasi pihak kepolisian. Lalu lintas juga sudah mulai normal kembali.
(azu/ams)

