Tak Mau Ngalah, Truk Tangki Tabrak Mobil Damkar hingga Terguling di Demak

Tak Mau Ngalah, Truk Tangki Tabrak Mobil Damkar hingga Terguling di Demak

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Selasa, 30 Jun 2026 15:20 WIB
Truk damkar terguling di Pantura Demak, Selasa (30/6/2026).
Truk damkar terguling di Pantura Demak, Selasa (30/6/2026). Foto: dok. Satpol PP Demak
Demak -

Satu unit truk pemadam kebakaran (damkar) terguling di jalur Pantura Km 12+100, Desa Sidogemah, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Kendaraan itu hendak memadamkan kebakaran lahan di wilayah Sayung.

Kabid Linmas Damkar Satpol PP Kabupaten Demak, Endra Toga Perdana, mengatakan peristiwa ini terjadi pada Selasa (30/6/2026). Pihaknya menerima laporan kebakaran di wilayah Sayung sekitar pukul 11.00 WIB.

"Ada aduan kebakaran lahan di Purwosari, lokasinya dekat dengan Charoend Pokphand, terus teman-teman yang piket itu jalan," kata Toga saat dihubungi detikJateng.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Toga menjelaskan pihaknya menerjunkan satu unit truk pemadam kebakaran berkapasitas 3 ribu liter dari arah timur atau Demak ke arah barat atau Sayung. Setibanya di sekitaran Arkof, terjadi kemacetan.

ADVERTISEMENT

"Tadi yang jalan itu tiga orang dari damkar, satu relawan, jalan ke lokasi. Sampai Arkof itu kan macet, langsung contraflow ke arah yang Semarang ke Demak," jelas Toga.

Menurut Toga, truk damkar berjalan pelan saat melakukan contraflow. Kendaraan yang berada di lawan arah pun memberikan jalan. Namun, ada satu truk yang diduga pengemudinya mengantuk dan tidak menyingkir.

"Otomatis kalau contraflow kan pelan kondisi truknya, itu dari lawan itu truk keempat atau kelima tadi keterangan drivernya, itu truknya enggak minggir. Sudah ditunggu, sudah mulai dekat, kok enggak minggir, ya kemungkinan tadi ngantuk," ujar Toga.

Karena jarak yang sudah dekat, menurut Toga, truk damkar kemudian memutuskan banting setir ke kanan. Di saat yang bersamaan, truk yang terlibat kecelakaan ikut banting setir ke kiri.

"Akhirnya sudah di depan banting kanan driver kami. Itu kondisi kita contraflow kan pasti sirinenya jalan, rotator sudah nyala, di klakson-klakson juga sudah. Lah itu orangnya enggak mengurangi kecepatan," tutur Toga.

"Terus pas si drivernya banting kanan yang lawannya juga akhirnya banting kiri, mungkin karena kaget kan, nubruk. Nubruknya di sisi di kiri truk, terus akhirnya truk damkarnya terbalik," imbuhnya.

Akibat peristiwa ini, empat orang yang berada di dalam truk damkar terluka. Toga menjelaskan bahwa para korban telah dibawa ke rumah sakit.

"Luka-lukanya tadi teman-teman itu kalau drivernya tadi di dengkul, dengkulnya itu memar, njarem. Terus tadi ada yang penyerangnya, Pak Agus, itu rusuknya kelihatannya njarem, memar juga," ungkap Toga.

"Terus tadi yang relawan lecet di kepala sedikit, terus yang satu lagi personel yang penyerang lagi itu pinggulnya kena tadi, memar. Ini sudah dibawa ke IGD Rumah Sakit Sunan Kalijaga," tambahnya.

Toga menuturkan bahwa penyelesaian peristiwa ini akan dilakukan di kantor polisi. Ia mengungkapkan adanya kemungkinan permintaan ganti rugi perbaikan armada damkar.

"Besok mau undang karoseri dulu estimasi nanti perbaikannya, jadi nanti untuk mediasi itu nanti mau disampaikan tapi nggak tahu nanti seperti apa, mungkin ini kita diselesaikannya di Polres nanti. Kemungkinan nggih ganti rugi," kata Toga.

Terpisah, Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Demak, Ipda Muhammad Lutfil Hakim ,menjelaskan truk damkar bernomor polisi H-8175-XE terlibat kecelakaan dengan truk tangki tronton bernomor polisi W-8879-UT.

"Pengemudi truk tangki tronton nama Bagus Cahyono (46) alamat Desa Geluran RT 13 RW, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo. Pengemudi truk Damkar Demak nama Nurkhamid (44) alamat Desa Bakalrejo RT 2 RW 5, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak," ujar Lutfil.




(apu/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads