Warga Sleman Tewas Tertabrak KRL Saat Menyeberang di Perlintasan Klaten

Warga Sleman Tewas Tertabrak KRL Saat Menyeberang di Perlintasan Klaten

Achmad Husain Syauqi - detikJateng
Rabu, 01 Jul 2026 15:04 WIB
Evakuasi korban tewas tertabrak KRL di erlintasan Kampung Klasemen, Klaten Tengah, Klaten, Rabu (1/7/2026).
Evakuasi korban tewas tertabrak KRL di erlintasan Kampung Klasemen, Klaten Tengah, Klaten, Rabu (1/7/2026). Foto: Achmad Husain Syauqi/detikJateng
Klaten -

Pria warga Kelurahan Maguwoharjo, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), berinisial AR (52) ditemukan tewas di perlintasan Kampung Klasemen, Klaten Tengah, Klaten. Korban diduga hendak menyeberang perlintasan.

"Kejadian pada pukul 09.25 WIB. Kejadiannya antara perlintasan Krapyak dan Klasis," ungkap Kapolsek Klaten Tengah, Iptu Alif Akbar Lukman Hakim, kepada detikJateng di kantornya, Rabu (1/7/2026).

Dijelaskan Alif, saat itu korban tertabrak kereta rel listrik yang melaju dari arah Yogyakarta ke Solo. Akibat benturan dengan kereta korban luka di kepala dan kaki.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Korban meninggal di tempat dengan kondisi patah kaki serta ada luka di bagian rahang. Ditemukan tas berisikan dompet dan KTP korban," jelas Alif.

ADVERTISEMENT

Menurut Alif, saat ini masih didalami kejadian tersebut. Jenazah korban pertama kali ditemukan petugas KAI.

"Pertama itu ditemukan petugas palang kereta api dan satpam. Petugas itu mendapat laporan dari masinis," kata Alif.

"Dari keterangan masinis korban ini menyeberang. Terlihat melintas sehingga tertemper, ini sudah diidentifikasi dan kita sudah hubungi keluarga," imbuh Alif.

Sementara Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyatakan Daop 6 Yogyakarta menyayangkan terjadinya peristiwa ini. Pihaknya mengingatkan masyarakat agar selalu waspada, berhati-hati, disiplin mematuhi rambu-rambu yang ada.

"Diimbau hanya melintasi perlintasan sebidang resmi, dan tidak beraktivitas di sekitar jalur KA. Jalur KA merupakan kawasan yang harus steril karena tinggi potensi risiko sehingga bukan area untuk beraktivitas warga," papar Feni.

Menurut Feni, kejadian pukul 09.25 WIB. Kereta merupakan KRL Commuterline Palur-Yogyakarta di Km 139+2 petak jalan antara Srowot-Klaten, penemper kemudian dievakuasi oleh Polsek Klaten dan PMI Klaten.

"Penemper kemudian dievakuasi oleh Polsek Klaten dan PMI Klaten. Adapun seluruh awak dan penumpang KRL tersebut dalam kondisi selamat dan aman melanjutkan perjalanan. KAI Daop 6 Yogyakarta menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang KA atas kejadian ini," jelas Feni.

"KAI Daop 6 Yogyakarta juga mengimbau masyarakat pengguna jalan agar tidak membuat perlintasan liar, senantiasa disiplin, fokus dan berhati-hati serta mematuhi rambu-rambu yang ada. Masyarakat diingatkan untuk wajib berhenti sejenak dan memastikan jalur kereta api aman dan tidak ada kereta akan melintas sebelum melintasi perlintasan sebidang KA," pesannya.

Adi, warga sekitar, mengungkapkan lokasi kejadian di rel yang di tepi jalan lingkar. Lokasi di barat stasiun di lokasi yang sebenarnya tertutup.

"Rel tertutup sebenarnya. Di utaranya kampung," katanya.




(apu/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads