Kantor PDAM Pati Digeruduk Warga gegara Air Sering Macet

Kantor PDAM Pati Digeruduk Warga gegara Air Sering Macet

Dian Utoro Aji - detikJateng
Rabu, 01 Jul 2026 17:01 WIB
Warga menggeruduk kantor PDAM Pati terkait keluhan air macet, Rabu (1/7/2026).
Warga menggeruduk kantor PDAM Pati terkait keluhan air macet, Rabu (1/7/2026). Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng
Pati -

Sejumlah warga menggeruduk kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bening Pati karena aliran air macet beberapa pekan belakangan. PDAM mengaku kendala ini disebabkan oleh jaringan listrik yang sering padam beberapa hari ini.

Pantauan di lokasi, Rabu (1/7/2026) pukul 13.30 WIB, warga yang didampingi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) datang langsung ke kantor PDAM Pati. Mereka menyuarakan keluhan warga terkait saluran air dari PDAM yang tersendat. Audiensi pun berakhir sekitar pukul 15.00 WIB.

Perwakilan dari warga Perumahan Winong, Nimerodi Gulo, mengaku telah melayangkan somasi kepada PDAM karena saluran air tidak mengalir ke rumah-rumah warga. Menurutnya, warga sambat karena air dari PDAM tidak lancar, bahkan dua pekan ini total tidak mengalir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Satu minggu yang lalu kita sudah lakukan somasi terkait dengan kondisi air yang mati bablas sampai beberapa minggu itu. Walaupun ada air seperti orang kencing itu pun tidak lama, sekitar 30 menit kemudian mati," kata Gulo ditemui di lokasi, Desa Widorokandang, Kecamatan Pati.

ADVERTISEMENT

Dia bilang kondisi air di perumahan warga tersendat mulai sebulan belakangan ini. Namun, menjadi semakin parah dua pekan ini. Disebutkan ada ratusan rumah warga yang terdampak, hingga ada yang terpaksa mandi di masjid.

"Karena ini sebenarnya kondisi telah bertahun-tahun dan paling parah satu bulan ini. Hal ini sangat mengganggu aktivitas," jelas dia.

"Ada ratusan rumah. Solusinya kita ngangsu di masjid, mandi di masjid, airnya kita gotong untuk dibawa ke rumah," Gulo melanjutkan.

Menurutnya, warga taat membayar tagihan dari PDAM. Namun saat ada kendala, PDAM dinilai tidak cepat menangani permasalahan ini.

"Kalau tagihan kita lancar, di saat kita telat bayar kita didenda di saat kendala air kok mereka diam saja. Sehingga kita meminta lakukan audiensi termasuk persoalan banyak hal, kemudian ada persoalan tarif, denda, air keruh," terang dia.

Oleh karena itu, Gulo berharap PDAM Pati bisa memperbaiki kinerjanya. "Kita berharap agar PDAM bisa memperbaiki kinerjanya, sehingga menjadi perhatian kepada Plt Bupati dan DPRD karena ini kan perusahaan milik daerah jadi seluruh kendala harus dipikirkan oleh PDAM," jelasnya.

Respons PDAM Tirta Bening Pati

Kesempatan yang sama, Plt Direktur PDAM Tirta Bening Pati, Pariman mengatakan akan membenahi keluhan dari pelanggan PDAM. Menurutnya, tim di lapangan sudah menemukan lokasi jaringan air yang tersumbat.

"Terkait dengan gangguan aliran, nanti kami akan benahi ke depan, untuk di perumahan Winong Kecamatan Pati kita upayakan agar bisa lancar. Informasi tim di lapangan sudah menemukan titik yang mana itu jaringan tersumbat nanti sore insyaallah sudah teratasi," terang dia.

Pariman mengakui ada kendala beberapa hari lalu karena dampak pemadaman listrik. Meski demikian pihaknya akan segera membenahi kendala jaringan air PDAM.

'Kendala kemarin ada gangguan, kemudian diperparah dengan adanya pemadaman listrik. Sehingga pemulihan membutuhkan beberapa waktu. Dari upayakan 3 hari ke depan sudah ada solusi," ujarnya.

Dia menambahkan sejauh ini baru Desa Winong yang laporan akan kendala air. Kondisi ini karena dampak pemadaman listrik yang memperparah air tidak mengalir ke permukiman warga.

"Di Winong saja paling parah dengan adanya pemadaman listrik sehingga semakin parah," jelasnya.




(ams/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads