Polisi bakal memeriksa pihak pemilik pabrik terkait kasus ledakan di pabrik di Kawasan Industri Candi (KIC) Semarang. Diketahui, ledakan itu menewaskan satu karyawan dan melukai tujuh karyawan.
Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena, mengatakan pihaknya telah memeriksa dua karyawan pabrik sebagai saksi dalam peristiwa ledakan maut yang terjadi kemarin.
"Terkait peristiwa tersebut kami melakukan penyelidikan. Saat ini sudah dilakukan pemeriksaan dua saksi yang merupakan karyawan dari pabrik tersebut," kata Andika saat dihubungi detikJateng, Kamis (2/7/2026)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andika mengatakan, dua saksi yang dimintai keterangan yakni karyawan yang berada di luar ruangan yang meledak. Sedangkan para korban yang terluka akibat ledakan itu hingga kini belum bisa memberikan keterangan.
"Kalau yang luka-luka ini kan belum bisa kita mintai keterangan, karena memang rata-rata luka bakar, masih dalam perawatan," ucapnya.
"(Info dari dua saksi soal kenapa terjadi ledakan?) Itu belum tahu, karena posisi saksi yang kita mintai keterangan tidak di lokasi yang terjadinya ledakan itu," imbuh Andika.
Sedangkan pemilik pabrik itu dijadwalkan akan diperiksa dalam waktu dekat.
"Kemarin (pemilik pabrik) kan informasinya lagi mengurus korban-korban. Mungkin kita jadwalkan (pemeriksaan) minggu ini," kata Andika.
Andika menambahkan, Bid Labfor Polda Jateng telah melakukan olah TKP kemarin. Kini, Polrestabes Semarang masih menunggu hasil Labfor untuk mengetahui penyebab terjadinya ledakan.
"Dan di peristiwa ini, dari Ditreskrimum Polda Jateng melakukan back up, perkembangan lebih lanjut akan diinfokan kembali," ucapnya.
Dia juga belum bisa memastikan apakah sumber ledakan yakni dari tabung sterilisasi di dalam ruang produksi.
"Belum bisa kita pastikan. (Pabrik itu memproduksi apa?) Kata saksi kemarin sih pengolahan daun scratum untuk diekspor," ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, ledakan dahsyat terjadi di Pabrik PT Raw Botanical Nusantara di KIC Semarang. Akibatnya, seorang karyawan meninggal dunia dan tujuh karyawan lain mengalami luka bakar.
Kapolsek Ngaliyan, Kompol Aliet Alphard, mengatakan ledakan yang terjadi di pabrik Kawasan Industri Candi, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, itu terjadi Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
"Kami dapat info terjadi ledakan tabung sterilisasi, terus terbakar. Korban satu meninggal dunia, ada tujuh luka bakar. Kondisi korban rata-rata luka bakar ringan sampai sedang," kata Aliet di lokasi, Rabu (1/7).
(dil/apu)
